Dihubungi terpisah, pihak YOSS menyatakan menyambut baik keinginan gubernur yang ingin menyelesaikan silang sengkarut Stadion Mattoanging. Ketua Dewan Pembina YOSS Andi Ilhamsyah Mattalatta malam tadi, mengatakan pada dasarnya pihaknya merespons positif jika ada upaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
”YOSS siap kapan saja bertemu menyelesaikan secara baik-baik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Ilhamsyah.
Ia menambahkan, Stadion Mattoanging adalah stadion multi sport, bukan untuk cabang sepakbola semata. Sehingga keliru jika pembangunan stadion hanya diperuntukkan bagi sepakbola.
Selain itu, PSM adalah klub yang berlaga di liga profesional. Artinya, PSM adalah klub profesional yang dikelola berdasarkan azas profesinalisme, yaitu berbentuk badan usaha (perusahaan) yang mandiri. Bukan badan usaha milik daerah atau negara.
”Artinya, sebagai badan usaha maka kepemilikan perusahaan dapat saja beralih, apakah sekadar sebagian saham atau keseluruhan saham-sahamnnya,” tambahnya.
Dalam hal ini, pemerintah tidak dapat memfasilitasi atau memodali sebuah badan usaha swasta namun pun itu bergerak di bidang olahraga. Membangun stadion yang dikhususkan membantu sebuah klub profesional adalah salah total dan menyalahi aturan administrasi keuangan pemerintah.
”Seharusnya pemerintah membangun stadion yang sasarannya adalah untuk mefasilitasi dan menampung kegiatan berbagai cabang olahraga dan bersifat umum,” jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, di tengah sulitnya mendapatkan anggaran yang nilainya hingga ratusan miliar, sebuah hal yang teramat berat untuk membangun stadion baru berlantai empat dengan fasilitas yang super wah.
Olehnya itu, soal Stadion Mattonging ini perlu pembahasan secara mendalam, kredibel dan bermartabat supaya tidak menimbulkan hal-hal yang dapat mengganggu hubungan antara kedua pihak dalam hal pengelolaan dan kepemilikan YOSS di masa mendatang. (ila)
YOSS Respons Positif
×

