MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah kembali menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada satupun warga Sulsel yang terjangkit viruscorona. Hal tersebut disampaikan gubernur, karena beberapa pekan ini muncul dibeberapa media sosial kalau viruscorona sudah ada di Sulsel.
“Saya ingin menyampaikan, sampai saat ini belum ada satupun pasien corona di Sulsel,” kata Nurdin Abdullah, kemarin.
Segala upaya dilakukan agar penyebaran virus mematikan itu bisa diatasi. Bahkan Pemprov Sulsel mengeluarkan enam poin imbauan kepada warga untuk antisipasi. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, meminta warga tidak panik, tapi harus tetap waspada.
“Yang harus dilakukan, pertama adalah warga untuk sementara diminta agar menunda perjalanan keluar negeri. Termasuk untuk daerah yang sudah terinfeksi covid-19,” ujarnya.
Ia juga meminta warga tidak menimbun atau memborong masker. Alat tersebut hanya digunakan untuk yang sedang sakit atau petugas medis di rumah sakit. Termasuk, tidak memborong makanan karena persediaan di Sulsel sangat cukup.
Kemudian, kesadaran warga yang baru kembali dari daerah terinfeksi dan merasakan gejala, untuk segera memeriksakan diri ke dokter dengan menghubungi call center yang telah disiapkan.
Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya dengan informasi terkait dengan kasus corona yang tidak jelas sumbernya.
“Dan yang paling penting, Covid-19 sangat besar potensi kesembuhannya. Tetap menjaga kebersihan agar badan tetap sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit,” imbaunya.
Sementara itu, anggota Komisi IX dari fraksi Demokrat,
Aliyah Mustika Ilham mengajak seluruh masyarakat lebih memahami dan mengenal obat tradisional serta pakan yang mampu menangkal viruscorona.
Aliyah terbilang sangat aktif mengikuti perkembangan isu viruscorona, mulai dari kunjungan ke Natuna, menyemput mahasiswa yang dipulangkan dari Wuhan, berkunjung ke rumah sakit Wahidin Sudiro untuk memastikan kesiapan rumah sakit serta menjenguk pasian suspect corona.
“Kita tidak memandang enteng viruscorona, dan Alhamdulillah Indonesia negara terkecil yang terjangkit. Hanya saja dengan kecanggihan sosial media saat ini menyebabkan tingkat kepanikan cukup tinggi,” ujar Aliyah Mustika Ilham dalam sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunimasi, informasi, dan edukasi (KIE) tentang obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan.
Untuk itu, Aliyah Mustika Ilham mengajak seluruh peserta sosialisasi, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen lingkup Universitas Negeri Makassar, untuk lebih mengenal virus Corona.
“Mari kita bersama memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait cara menangkal virus Corona, dan tidak menyebarkan isu-isu hoax sehingga menimbulkan kepanikan,” lanjutnya, Kamis (12/3).
Dengan menghadirkan BPOM Makassar, selaku mitra komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, berharap peserta sosialisasi mendapatkan ilmu tambahan terkait obat-obatan, dan pangan yang dapat menangkal virus Corona.
(nug-jun)
NA Kembali Tegaskan tak Ada Corona di Sulsel
×

