MAKASSAR, BKM–Salah satu titik yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar dan Tim Gugus Penanganan Covid-19 yakni pasar tradisional. Pasar tradisional diakui merupakan titik yang rawan penyebaran virus corona. Hanya saja, masih ada saja warga yang tak patuh dalam menggunakan masker dan cuci tangan.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb kepada wartawan akhir pekan lalu. Menurutnya, masih ada sekitar 2 persen warga yang tak patuh memakai masker dan mencuci tangan di pasar.
“Masih ada sekitar dua persen yang mengabaikan aturan untuk mengenakan masker. Selain itu, penerapan social dan physical distancing juga masih menjadi perhatian yang harus terus menerus disampaikan kepada warga,” tegas Iqbal.
Iqbal juga optimistis jika semua aturan dalam PSBB ditaati, maka Pemkot Makassar tidak akan memperpanjangnya hingga tahap kedua.
“Kalau kita semua disiplin melaksanakan aturan dengan baik, Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) semoga saja tidak perlu diperpanjang hingga ke tahap kedua. Penyebaran covid bakal menurun. Sekarang pun sudah ada tanda-tanda penurunan. Semoga hingga akhir penerapan PSBB, bisa menunjukkan hasil yang maksimal,” harapnya.
Ia menambahkan, ada sejumlah aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Termasuk yang menyangkut aktifitas perdagangan.
Secara rinci diatur jika semua aktifitas perdagangan selama masa PSBB dibatasi. Kecuali yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, baik makanan maupun minuman. Termasuk dengan aktifitas perbankan, dan telekomunikasi.
Namun, masih banyak juga yang membandel tidak menaati aturan PSBB. Diantaranya ada toko aksesori ponsel yang masih buka. Ada juga toko furniture yang masih buka.
Dan yang menjadi sorotan serta tanda tanya warga adalah aktifitas di Pasar Butung yang hingga saat ini tetap berlangsung.
Menyikapi persoalan itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan akan segera memanggil Kepala Pasar Butung dan manajemen PD Pasar.
“Mungkin di dalam ada penjual bahan baku dan bahan pokok yah. Tapi Saya akan panggil kepala pasarnya segera termasuk Direktur PD Pasar. Nanti saya akan koordinasi dulu dengan kepala pasarnya. Juga Perusda Pasar,” ungkap Iqbal di Posko Penanggulangan Covid-19.(rhm)

