MAKASSAR, BKM –Dewan Pendidikan Kota Makassar akhirnya angkat suara. Mereka mempertanyakan molornya rencana pengumuman hasil uji publik calon kepala sekolah (Kepsek) ke Pemerintah Kota Makassar.
Mereka meminta Pemkot Makassar dalam hal ini wali kota untuk segera mengumumkan hasil uji publik calon kepsek. Apalagi, hingga saat ini calon kepsek yang telah mengikuti seleksi masih bertanya-tanya kapan pengumuman dilakukan.
“Kita berharap pak wali kota segera mengumumkan hasil uji publik. Apalagi, sebelumnya komitmen pak wali pengumuman dilakukan sebelum Februari ini,” tegas anggota Dewan Pendidikan Makassar, Syahril Badaruddin, Rabu (3/2).
Selain meminta segera diumumkan, Syahril juga meminta wali kota konsisten dalam menerapkan revoluasi pendidikan, seperti memberikan ruang yang jelas bagi calon kepsek yang memiliki kompetensi yang baik.
“Kita ingin semua calon kepsek yang diumumkan lolos benar-benar memiliki kompetensi yang baik,” ujar Syahril.
Menyikapi hal itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan, hasil uji publik calon kepsek tetap akan diumumkan.”Saya tetap akan umumkan di media. Saya sementara menunggu rampungnya desain pengumuman uji publik ini. Mungkin dua hari atau pekan ini saya umumkan secara transparan,” jelasnya.
Danny sapaan akrabnya juga mengatakan, revoluasi pendidikan di Kota Makassar merupakan fokus utama untuk merubah sistem pendidikan secara signifikan.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SMPN 33 Makassar, Baharuddin G juga berharap hasil uji publik calon kepsek segera diumumkan dalam waktu dekat, agar para calon Kepsek bisa lega mendengar hasil pegumuman uji publik.”Kita memang berharap hasil uji publik bisa segera diumumkan,” katanya.
Diketahui, terdapat 737 calon kepsek yang saat ini bertahan dan menunggu pengumuman hasil uji publik.
Terdapat 423 kursi yang akan diperebutkan pada lelang jabatan Kepsek ini, masing-masing jenjang SMA/SMK/Sederajat, SMP, dan juga SD, dimana kursi kepala sekolah untuk SD sangat mendominasi pada lelang jabatan kali ini. (arf/b)

