pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Disdik Tunggu Juknis Asesment Nasional

MAKASSAR, BKM– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana menghapus ujian nasional (UN) dan digantikan dengan asessmen nasional. Tujuannya untuk mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menjelaskan, ada tiga macam ujian yang bakal dilakukan pada asesmen nasional, yakni asesmen kompetensi minimum (AKM), survei karakter dan survei lingkungan belajar.
AKM terdiri atas kompetensi numerasi, literasi dan pendidikan karakter yang akan diujikan pada kelas 5, 8 dan 11 atau setahun sebelum kelulusan.
Program asesmen kompetensi minimun (AKM) sebagai pengganti ujian nasional di tahun 2021.
Sampai sejauh ini, kata Andi Irwan Bangsawan, dinas pendidikan masih sebatas mendorong satuan pendidikan khusus tingkat SMP mengintegrasikan kompetensi literasi, numerasi, dan pendidikan karakter ke dalam setiap mata pelajaran.
Dinas belum menerima petunjuk teknis dari Kemendikbud terkait persiapan pelaksanaan asesmen kompetensi minimun.
“Kami tinggal menunggu Juknis Kemendikbud untuk pelaksanaan asessment tersebut,” kata Andi Irwan Bangsawan.
Namun Disdik siap akan memaksimalkan program ini pada tahun 2021 untuk perbaikan kemajuan Pendidikan Kota Makassar.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus ujian nasional (UN) dan mengganti dengan asesmen nasional pada tahun 2021.
Penggantian kebijakan ini menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, tidak hanya sebagai pengganti UN dan ujian Sekolah Berstandar Nasional, tetapinjuga sebagai pananda perubahan terhadap paradigma tentang evaluasi pendidikan.(rhm)




×


Disdik Tunggu Juknis Asesment Nasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar