pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Wakapolda dan Dirbinmas Apresiasi Polisi Temanta’

MAKASSAR, BKM — Direktur Bimbingan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulselbar, Drs Burhanuddin Pulubuhu,MM memuji program Polisi Temanta’ yang digagas Harian Berita Kota Makassar.
“Babinkamtibmas punya program pendekatan ke masyarakat. Apalagi dengan adanya program dari media Harian Berita Kota Makassar yakni Polisi Temanta’. Program ini saya anggap bagus. Saya sendiri ikut waktu launching di Pare-pare. Makanya, melalui diskusi Binmas, saya bawa program ini,” tegas Burhanuddin saat memberi sambutan pada kegiatan Diskusi Panel terkait Fungsi Binmas Dalam Upaya Penanggulangan Kasus Curanmor dan Begal di Sulsel.
Diskusi yang digelar di Auditorium Pharamarta SPN Batua Polda Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (4/2), turut dihadiri Wakapolda Sulselbar, Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono, para Babinkamtibmas, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Rusdi Hartono, Kapolrestabes Parepare AKBP Alan Gerrit Abast serta Kapolres Gowa AKBP Rio Indra Lesmana.
Dijelaskan Burhanuddin, dari penilaian sementara terhadap program Polisi Temanta’, pelaksanaannya cukup efektif. Keterlibatan masyarakat, khususnya di Parepare terhadap program ini cukup positif.
“Saya terus memantau lewat WhatsApp. Konsep Polisi Temanta’ ini semata-mata berupaya lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat,” tegas Burhanuddin.
Di hadapan para Babinkamtibmas, Wakapolda Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono meminta kepada setiap polres dan Babinkamtibmas untuk melakukan terobosan. Seperti yang dicanangkan Polres Parepare yang bekerja sama dengan Harian BKM melalui Polisi Temanta’.
”Salah satu esensi program ini membebaskan curanmor di 22 kawasan di Kota Parepare dengan memasang banner di toko-toko dan minimarket, baliho di lorong-lorong dan sudut jalan, stiker di semua mobil angkut. Juga aktif menyambangi masyarakat, sehingga terbukti bahwa Polisi Temanta dapat menurunkan angka kriminal, khususnya di wilayah hukum Polres Parepare,” terang Wakapolda.
Sementara Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Rusdi Hartono, dalam pemaparannya mengharapkan agar para Babinkamtibmas memetakan bengkel-bengkel di wilayah masing-masing untuk mengetahui kendaraan-kendaraan yang diduga hasil kejahatan.
“Babinkamtibmas diharapkan menelusuri bengkel-bengkel. Termasuk mengadakan pendekatan guna meminimalisir jumlah kendaraan hasil kejahatan yang mau diubah, baik penomoran atau model,” ujarnya.
Rusdi Hartono juga menjelaskan soal operasional polisi zaman dulu dengan zaman modern.
“Zaman dulu, polisi dibilang hebat karena mampu mengungkap kejahatan dan memenjarakan orang. Tapi zaman modern seperti sekarang itu, sudah berubah. Indikator keberhasilan adalah sejauhmana kita mampu mencegah kejahatan terjadi. Seperti bagaimana kita menurunkan tindak kejahatan, khususnya curanmor,” tegasnya.
Kapolrestabes menambahkan, untuk kasus curanmor dari Januari hingga Desember tahun 2015, terdapat 1.319 kasus. Sementara pada Januari 2016 sudah 129 ranmor.
Jika dihitung 1.319 dibagi 12 bulan, terdapat sekitar 154 kasus curanmor setiap bulannya di tahun 2015 lalu. Sementara kalau melihat angka kasus curanmor Januari 2016, terjadi penurunan sampai 25 kasus. (jun/rus/c)



×


Wakapolda dan Dirbinmas Apresiasi Polisi Temanta’

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar