pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kasus HIV/AIDS di Bone Meningkat, 15 Meninggal

Banyak Ditemukan pada Waria dan Ibu Rumah Tangga yang Ditularkan Suaminya

BONE, BKM — Angka kasus penyakit menular HIV/AIDS di Kabupaten Bone terus mengalami peningkatan. Di tahun 2019 orang dengan HIV/AIDS sebanyak 60 kasus, meninggal dunia 10 orang. umlah tersebut meningkat tahun 2020, dengan 68 kasus dan meninggal dunia 15 orang.

Hal itu berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bidang Pengendalian Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.

Kepala Bidang P2M Dinkes Bone drg Yusuf tolo yang dikonfirmasi, membenarkan hal itu.
Kata dia, untuk tahun 2020 ini angka pengidap HIV/AIDS di Bone mengalami peningkatan signifikan. Hal itu dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat yang sudah mulai sadar akan bahaya penyakit ini.

“Dari banyaknya kasus di tahun 2020 ini itu, karena sudah banyak masyarakat yang datang dengan sendirinya untuk memeriksakan kesehatannya di rumah sakit. Selain itu, memang juga masih ada yang kami temukan sendiri dari hasil screaning,” ujar Yusuf, kemarin.

Meningkatnya kasus HIV/AIDS di Bone itu disebabkan oleh perilaku seseorang dari hubungan seksual, dan kasus ini banyak ditemukan pada waria dan juga ibu rumah tangga yang ditularkan oleh suaminya.

“Dengan meningkatnya angka kasus HIV/AIDS di Bone, kami akan terus melakukan sosialisasi dampak dari penyakit ini. Juga akan terus menjalankan program HIV/AIDS dengan cara melakukan scraning, baik terhadap pasangan ODHA hingga dapat memutus mata rantai dari populasi berisiko hingga populasi kunci,” tambah usuf.
Selain itu, pihaknya akan terus mengampanyekan temukan, obati, pertahankan (TOP) HIV dengan strategi cepat 90,90,90.

90 pertama adalah agar 90 persen masyarakat yang berisiko tahu status HIVnya. 90 yang kedua agar yang bersatus HIV 90 persen mendapatkan pengobatan ARV. Yang 90 terakhir adalah agar yang mendapatkan pengobatan itu 90 persen virusnya tersupresi sehingga bisa hidup normal dan produktif.

Sekadar diketahui, meningkatnya kasus HIV yang menyebabkan meninggal dunia itu dikarenakan masyarakat yang tidak segera memeriksakan kesehatannya kepada perawat atau dokter, karena malu dan menganggap ini adalah aib. Padahal justru sangat berbahaya ketika penyakit ini tidak segera ditangani dengan serius.

“Untuk itu kepada masyarakat yang mungkin mengalami penyakit atau terkena virus ini agar tidak malu berkonsultasi dengan dokter. Jangan khawatir karena identitasnya pasti akan dirahasiakan. Jadi tidak seorang pun yang akan tahu kecuali dokter yang menangani,” tandasnya. (*/rus)



×


Kasus HIV/AIDS di Bone Meningkat, 15 Meninggal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar