pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Okupansi Isolasi RS Capai 85 Persen

MAKASSAR, BKM– Saat ini, tingkat penularan covid-19 kembali melonjak dan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga semakin banyak. Belum lagi adanya varian baru virus corona atau SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris lebih menular.
Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, dr Siwanto Wahab mengimbau, agar masyarakat tetap waspada serta tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).
Dia mengatakan, saat ini, Makassar masuk zona merah, sehingga segala kebijakan pelonggaran aktivitas bisnis, perkantoran, sosial, dan pendidikan perlu diketatkan kembali.
“Dengan mematuhi 3 M itu, upaya yang paling efektif dan efisien bisa kita lakukan dalam menekan laju covid-19,” terangnya.
Dokter Anto mengatakan, saat ini, penularan varian baru virus corona B117 ini, bisa mencapai 70 persen lebih berbahaya.
”Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah di atas 85 persen dan ICU (unit perawatan intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah ‘penularannya tinggi,” sebutnya.
Dokter Anto menjelaskan, tingginya penularan Covid-19 di Indonesia juga bisa dilihat dari data awal tahun kembali pecahkan rekor positivity rate capai 29,5 persen. Data harian positivity rate Indonesia ini sudah lima kali jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.
Kasus aktif di Indonesia juga terus meningkat secara signifikan dampak dari klaster Pilkada 2020.
Sejak September 2020 lalu, IDI Makassar sudah mengingatkan bahayanya, terbukti saat ini kenaikan melonjak tajam selama Desember 2020 dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Terbukti, sejak memasuki 2021, Sulawesi Selatan hari demi hari terus cetak rekor. Diantara rekor yang tertular virus Covid-19, pada 1 Januari 2021 sebanyak 550 kasus, 2 Januari 590 kasus, 3 Januari dengan 595 kasus, 4 Januari sebanyak 510 kasus , 5 Januari 639 kasus dan 6 Januari 463 kasus, dimana makassar sebagai pusat episentrumnya
“Penularan covid-19 dikhawatirkan bakal semakin meningkat pasca liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Oleh karena itu, IDI Kota Makassar mendukung pemerintah untuk pengetatan protokol kesehatan hingga kurva positif Covid-19 menurun,” terangnya. (rhm)




×


Okupansi Isolasi RS Capai 85 Persen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar