MAKASSAR, BKM– Sepekan pascadivaksin covid-19, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengaku tidak menemukan keluhan dan efek samping yang merugikan terhadap tubuhnya.
Malah, kata dia, nafsu makannya meningkat karena imunitasnya dalam posisi yang sangat baik.
“Tidak ada perubahan, hanya nafsu makan meningkat. Tidak ada keluhan. Dan yang terpenting adalah rasa cemas dan takut hilang karena sudab ada yang melindungi kita. Itu membuat kita lebih baik,” ungkap Rudy di Balai Kota Makassar, Kamis (21/1).
Karena kondisinya yang baik-baik saja, diapun sangat menyayangkan orang-orang yang menolak untuk divaksin. Apalagi dari kalangan tenaga kesehatan.
Dia menilai orang-orang yang tidak mau divaksin terkontaminasi berita-berita hoaks yang tidak ada dasarnya.
Rudy juga meyakinkan jika proses vaksinasi melalui screening awal terlebih dahulu. Jika tidak memenuhi syarat untum divaksin, pasti tidak bakal diproses. Makanya, saat screening, orang yang akan divaksin harus memberi keterangan jujur kepada vaksinator.
“Jadi kalau memang tidak memenuhi syarat saat screening, pasti tidak bisa divaksin. Kalau lolos, Insyaallah aman,” ungkapnya.
Diapun meyakinkan warga agar tidak terpengaruh berita hoaks. Termasuk ada informasi yang mengatakan tenaga kesehatan menolak untuk divaksin.
Karena, kata dia, hingga saat ini, sudah sekitar 500 tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh puskesmas di Makassar sudah divaksin.
“Alhamdulillah sampai saat ini nakes itu sudah sekitar 500-an yang sudah divaksin tidak ada yang mengeluh efek samping yang luar biasa, sehingga kita sudah tidak perlu ragu,” tandas Rudy. (rhm)

