MAKASSAR, BKM — Pekan ini proses job fit mulai digelar. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sudah menerbitkan surat perintah Nomor 800/3022/BKPSDM/V/2021 tertanggal 11 Mei 2021. Izin dari pemerintah pusat telah dikantongi, baik Mendagri maupun Komisi Aperatur Sipil Negara (KASN).
Proses job fit rencananya akan dilaksanakan Rabu (19/5). Hasil dari job fit tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi Danny untuk menempatkan pejabat eselon II ada jabatan yang tepat sesuai keahlian masing-masing.
Dari 24 pejabat eselon II yang diusul, lima di antaranya dipastikan tidak bisa mengikuti job fit. Alasannya, ada yang dibebastugaskan lantaran tengah berkasus di kepolisian, dalam pemeriksaan Inspektorat dan sudah memasuki masa pensiun.
Mereka adalah M Sabri yang resmi diberhentikan Asisten I Pemkot Makassar dikarenakan sementara diproses di Polrestabes Makassar lantaran terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Sedangkan Mukhtar Tahir juga telah dinonaktifkan permanen sebagai kepala Dinas Sosial Makassar. Begitu juga dengan Muh Rusli dibebastugaskan dari jabatan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar. Keduanya resmi menyandang status sebaga pejabat nonaktif permanen setelah diperiksa Inspektorat.
Sementara dua lainnya memasuki masa pensiun. yaitu Staf Ahli I Taufik Rahman dan Kepala Dinas Pertanahan Manai Sophian. Jadi, hanya 19 pejabat eselon II akan mengikuti job fit atau uji kepatutan dan kelayakan pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT).
“Jadi, kalau job fit dilakukan setelah ada hukuman, apalagi kalau hukumannya dibebastugaskan dari jabatan, berarti sudah tidak bisa ikut job fit,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Makassar Andi Siswanta Attas, Minggu (16/5).
Plt Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Munandar mengatakan, mekanisme pelaksanaan diserahkan ke panitia job fit. Jadwalnya, mulai 19-20 Mei 2021 di BKPSDM Makassar. “Insyaallah, pelaksanaan sudah diatur panitia job fit,” tutur Munandar, Minggu (16/5).
Pejabat yang bisa mengikuti job fit di antaranya, Asisten II Makassar Sittiara Kinang, Kepala Bapenda Irwan Adnan, Kepala Balitbangda Nielma Palamba, Kepala Bappeda Andi Hadijah Iriani, Kepala Disdukcapil Aryati Puspasari Abady,
Kemudian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sri Susilawati, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Irwan Bangsawan, Kepala Diskominfo Ismail Hajiali, Kadis Koperasi Evi Aprialti, Kadis Pariwisata Rusmayani Madjid, Kadis PPPA Tenri A Palallo.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Achmad Hendra, Kepala DPM-PTSP Andi Bukti Djufri, Kepala Dinas Perdagangan Andi Muhammad Yasir, Kepala Dinas Perhubungan Mario Said. Kepala Dinas Perpustakaan Andi Siswanta Attas. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Fathur Rahim, Inspektur Inspektorat Zainal Ibrahim, dan Kepala Satpol PP Iman Hud.
Pada pelaksanaannya, setiap pejabat wajib membawa surat perintah Uji Kepatutan Kelayakan Pejabat Pimpinan Tinggu Pratama. Mengumpulkan daftar riwayat hidup pada bidang diklat dan pengembangan kompetensi BKPSDM selambat-lambatnya 17 Mei 2021.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan Rabu (19/5) job fit sudah berproses. Pihaknya mengusulkan semua pejabat eselon II untuk ikut tahapan job fit, namun yang disetujui dan memenuhi syarat hanya 19 orang
“Job fit ini merupakan awal dari resetting pemerintahan. Dari hasil job fit ini, akan didapatkan pejabat yang masih bisa dipertahankan dan yang tidak bisa lagi dipertahankan. Jadi ada potensi pejabat non job,” ungkap Danny saat dihubungi kemarin.
Dia menambahkan, selain persyaratan yang sudah ditetapkan sebelumnya, ada tiga kriteria tambahan yang jadi acuan. Yakni harus bebas dari indikasi korupsi, bebas narkoba, dan bebas radikalisme.
Khusus untuk kriteria bebas dari indikasi korupsi, ada tiga poin lagi yang harus dipenuhi pejabat bersangkutan. Yakni kejujuran dalam pelaporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara), tidak ada temua BPK, dan tidak ada temuan Inspektorat.
“Kalau ada yang tersangkut di antara kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, saya akan non jobkan, ” tandas Danny. (rhm)
Lima Pejabat Pemkot tak Bisa Ikut Job Fit
Digelar Lusa, Hanya 19 Pejabat Penuhi Syarat
×

