MAKASSAR, BKM–Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam menunjuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Fakultas pencanangan zona integritas wilayah bebas korupsi-wilayah birokrasi bebas melayani (WBK-WBBM).
Ditunjuknya FMIPA UNM menuju WBK-WBBM merupakan tindaklanjut permintaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset-Teknologi (Kemendikbud-Ristek) ke UNM tahun lalu. Pemerintah pusat meminta ada satu perwakilan fakultas di UNM untuk zona integritas.
Prof Husain mengatakan, Pakta integritas ini sebagai bagian dari komitmen UNM untuk memberikan pelayanan prima, kepastian layanan luar biasa kepada seluruh masyarakat. Bahwa UNM itu adalah zona integritas bebas korupsi, bebas nepotisme, dan kekerasan.
Hal ini bagian dari UNM untuk melakukan perubahan Birokrasi, menuju trust atau kepastian layanan.
Ia menambahkan, hal ini intinya adalah masyarakat semakin percayakan kepada UNM. Sebagai buktinya salah satu indikator penambahan minat masuk UNM semakin tinggi tiap tahun. Itu penanda bahwa apa yang telah diberikan oleh UNM merupakan pelayanan prima untuk masyarakat.
“Tentu disana (kementerian) percaya kita bahwa kita tidak seta merta memberi uang, namun pelayanan prima. Tidak ada istilah neptotisme, kolusi, termasuk kekerasan. kita mau zona ini betul-betul zero kekerasan. Tidak ada kekerasan. Karena itu selalu kita upayakan agar teman-teman atau mahasiswa, mengawal mahasiswa senior jangan memberi pemalakan ke junior,” jelasnya.
Sementara untuk pengawasan zona integritas ini, Husain mengatakan sudah ada tim pengawasan. Ada tim reformasi birokrasi UNM yang semua strukturnya lengkap.
“Ini lah kita evaluasi terus kinerja yg ada di wilayah zona integritas di Mipa,” tutup Husain.(nug)

