pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

F8 Terancam Batal Digelar

Jika Makassar Masih Zona Orange

MAKASSAR, BKM– Perhelatan ivent Festival (F8) yang digagas Pemerintah Kota Makassar akan menjadi agenda tahunan pariwisata di era Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Festival tersebut dikemas dengan memadukan seluruh potensi kreatif dari mulai dari fashion, food, fiction writers & fonts, fine art, folks, fusion music, flora & fauna, serta film. Dan, kesemuanya itu berakar pada tradisi serta budaya lokal.
Di periode kedua pemerintahannya, Danny juga bertekad untuk menyelenggarakan F8 secara berkala. Termasuk di tahun 2021 ini.
Namun sayang, pandemi covid-19 yang terjadi saat ini membatasi ruang gerak untuk mengeksplorasi berbagai keunggulan Makassar dalam festival 8 tersebut.

Danny mengatakan, pihaknya masih akan mempertimbangkan penyelenggaraan F8 secara langsung. Jika status Makassar masih pada posisi zona orange, maka kegiatan tersebut tidak mungkin dilaksanakan.
“Kita belum tahu. Tergantung evaluasi. Kalau kita masih oranye, tidak mungkin kita laksanakan. Jadi tergantung status Kota Makassar, ” kata Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Kamis (17/6).
Lebih jauh dia mengemukakan, kalaupun nantinya tidak bisa dilaksanakan secara langsung, bisa saja secara virtual atau hybrid.
Misalnya, festival tersebut dilaksanakan di area terbatas, seperti di atas kapal tongkang. Warga yang ingin menyaksikan festival tersebut bisa di rumah masing-masing.
“Dilaksanakan bisa virtual, bisa juga hybrid. Kalau saya bikin di atas tongkang kan tidak ada orang. Tinggal orang nonton dari rumah,” jelasnya.
Seperti diketahui, dua tahun terakhir, saat Pemkot Makassar dijabat Pj Wali Kota, event yang disebut-sebut oleh Danny sebagai pioner Festival of Makassar itu tidak digelar.
Padahal festival tersebut masuk dalam Top Teen Festival of Indonesia. Kendati demikian, Danny bangga pesona Makassar F8 tak meredup dan tetap membuatnya masuk dalam sepuluh besar top event dalam kalender Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Event ini perlu dikawal. Karena selain memacu pariwisata, nama Makassar juga ikut tersohor dan mendapat kesan bagus dari tamu di negara lain,” terang dia.

Danny menerangkan, pihak kementerian menaruh harapan kegiatan ini mampu tetap dipacu. Ada harapan Makassar F8 tak hanya mampu mendongkrak dari segi pariwisata, namun juga memacu pertumbuhan ekonomi.
Terutama di sektor UMKM. Potensi-potensi itulah, lanjut Danny yang akan segara difinalkan. Apalagi program Makassar Recover yang sedang berjalan juga turut menopang event prestisius itu bisa dilaksanakan.
Terakhir kali Pemkot Makassar menggelar F8 pada 2018 lalu. Event ini sukses menyedot dua juta pengunjung selama perhelatan digelar lima hari.
Perputaran uang atau nilai transaksi yang ditorehkan capai Rp21 miliar. Danny pun berharap Makassar F8 kelak jadi simpul terpacunya perekonomian di Makassar. (rhm)




×


F8 Terancam Batal Digelar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar