MAKASSAR, BKM — Kabar bahagia datang menjelang Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM) ke-60. Kampus ini menjadi yang terbanyak meloloskan program mahasiswa mengajar di Indonesia angkatan kedua. Jumlahnya mencapai 1.022, seperti dirilis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbduristek).
Jumlah ini melampaui Universitas Pendidikan Indonesia yang hanya 994 mahasiswa, Universitas Negeri Malang 898 mahasiswa dan Universitas Negeri Medan hanya 804 mahasiswa.
Dengan prestasi ini juga, maka UNM sangat bangga. Apalagi diraih saat momentum Dies Natalis ke-60 perguruan tinggi yang memiliki gedung rektorat sebagai ikon Kota Makassar ini.
Rektor UNM Prof Dr Husai Syam,MTP,IPU menyebut, selain menjadi kado bahagia pada hari lahir, prestasi ini juga membuktikan kualitas akademik mahasiswa UNM memang diunggulkan. ”Hasil ini menempatkan posisi UNM jauh di atas universitas favorit di Jawa,” ujarnya, Minggu (1/8).
Pencapaian ini tak terlepas dari peran serta dukungan wakil rektor I, seluruh pimpinan, sinergi dengan program studi dan dosen, serta kerja keras tim MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) UNM.
Untuk pelaksanaan puncak peringatan Dies Natalis kali ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dijadwalkan hadir. Sebelumnya, dalam pertemuan dengan unsur pimpinan UNM di rumah jabatan wakil gubernur, Andi Sudirman menyampaikan bahwa selama ini UNM telah memberikan banyak kontribusi kepada pemerintah provinsi dalam mendukung program strategis di Sulsel dan membantu penanganan pencegahan covid-19.
“Dari awal memang setiap kegiatan saya lebih sering berkunjung ke UNM daripada kampus-kampus lain, jadi Insyaallah pada puncak dies natalis nanti kami siap hadiri,” kata Andi Sudirman di hadapan rektor UNM dan rombongan.
Dies natalis ke-60 UNM akan digelar di Ruang Theater Menara Phinisi hari ini, Senin (2/8). Pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dalam rangka mencegah penularan covid-19.
Dekan Fakultas Ekonomi UNM Prof Dr Thamrin Tahir yang dihubungi, Minggu (1/8), mengungkapkan bahwa selain dihadiri para dekan se-UNM dan sejumlah pimpinan, acara ini juga akan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel.
“Kita undang unsur Forkopimda. Yang pasti Dies Natalis ini dilakukan secara terbatas dan mematuhi protokol kesehatan. Menjaga jarak dan menggunakan masker selama acara,” ujarnya. (*/rus)

