MAKASSAR, BKM–KAHMI Sulsel belum mendapat ketua presidium usai pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) X KAHMI Sulsel yang digelar di Hotel Novotel jalan Khairil Anwar Makassar, Sabtu (15/1) malam.
Apakah ketua presidium KAHMI Sulsel masih tetap ditangan politisi Golkar atau pindah ketangan politisi lain atau bahkan ke tangan akademisi.
Informasi yang dikumpulkan koran ini, dua nama yang cukup bersaing antara politisi Golkar Muhammad Nasir dengan politisi Demokrat Ni’matullah Erbe.
Nama keduanya disebutkan akan diputuskan oleh sekjen KAHMI Manimbang Kahariafi bersama Kamrusamad.
Sebelumnya, politisi Golkar HM Roem yang memimpin KAHMI Sulsel.
Selain Muhammad Nasir dan Ni’matullah, juga ada nama anggota Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Fauzi.
Muhammad Fauzi pernah tercatat sebagai Ketua majelis daerah KAHMI Luwu Utara itu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari para majelis daerah pemilik hak suara.
Meski tidak pernah secara terbuka menyatakan ingin maju, dorongan sejumlah majelis daerah membuat Fauzi tidak ingin mengecewakan harapan sejumlah kader.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dorongan kepada saya. Semoga saya bisa berbuat untuk KAHMI dan HMI lebih banyak lagi ke depannya,”ujar Fauzi yang juga suami bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani yang mengatakan siap melanjutkan nilai perjuangan dari HMI lewat KAHMI.
Muhammad Nasir maupun Ni’matullah yang dihubungi Rabu (19/1) kemarin, belum memberikan komentar.
Muswil kemarin, hanya menetapkan tujuh presidium untuk periode 2022-2027.
Mereka dipilih oleh masing-masing majelis daerah (MD) yang mengusulkan tujuh orang nama.
Ketujuh nama yang ditetapkan sebagai presidium masing-masing Prof Mustari Mustafa, politisi Partai Golkar Muhammad Nasir, Fadriati AS yang juga legislator Demokrat Sulsel, Bahtiar Manadjeng, Aminuddin Syam, Muhammad Fauzi yang dikenal sebagai anggota Fraksi Golkar DPR RI serta Ni’matullah yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Demokrat.
Masing-masing calon yang diusulkan MD KAHMI Kabupaten Kota se-Sulsel. Nama yang diusulkan selanjutnya diserahkan ke tim pengarah (SC) Muswil KAHMI Sulsel.
Berdasarkan hasil perhitungan, politisi Partai Golkar Muhammad Natsir berhasil meraih dukungan (20 Suara) dari 22 majelis daerah, kemudian disusul Prof Mustari Mustafa (19 Suara) Muhammad Fauzi (18 Suara) Fadriati (18 Suara) Kemudian Aminuddin Syam (17 Suara), Ni’matullah (15 suara) Bahtiar Manadjeng (14 Suara)
“Menetapkan, memutuskan tujuh presidium KAHMI Sulsel periode 2022-2027,”ujar pimpinan sidang. (rif)

