MAKASSAR, BKM — Intensitas hujan mulai menurun sejak Kamis (24/2). Kendati demikian, sejumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Manggala, Kota Makassar masih bertahan di pengungsian karena rumah mereka masih terendam.
Camat Manggala Andi Fadly melaporkan, hingga Kamis (24/2), warga yang masih mengungsi di Kelurahan Manggala sebanyak 178 orang atau 49 kepala keluarga (KK). Lokasi pengungsian di antaranya Masjid Jabal Nur, Jalan Biola 13 Blok 10. Jumlah pengungsi di masjid tersebut sebanyak 108 orang (30 KK).
Di Masjid Makka Al Mukarrama, Jalan Suling RW 13 sebanyak 13 jiwa (5 KK). Masjid Al Muthohhirin Jalan Bangkala Dalam 3 Blok 8 sebanyak 17 jiwa (4 KK). Masjid Al Muttaqin Jalan Ujung Bori Dalam 5 sebanyak 30 jiwa (8 KK). Masjid Nurul Jihad Jalan Terompet Blok 10 masih ada 10 warga (2 KK) yang masih mengungsi.
Sementara warga terdampak banjir yang mengungsi di Posyandu Anyelir 8 yang berlokasi di Jalan Manggala Dalam 12, semuanya sudah pulang ke rumah masing-masing.
“Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum para pengungsi, sudah ada didirikan satu dapur umum. Bahan makanan semuanya dimasak di sana, kemudian didistribusikan ke lokasi pengungsian,” ungkap Andi Fadly.
Di Kecamatan Biringkanaya, berdasarkan laporan Camat Benyamin B Turupadang, banjir yang merendam sejumlah wilayah mulai turun. Namun masih ada beberapa titik, ketinggian air masih 20-35 sentimeter.
Di antaranya, kata Benyamin, di Jalan Katimbang ketinggian air masih mencapai 35 sentimeter. Jalan Kotipa 6 setinggi 25 sentimeter, Kotipa 7 setinggi 30 sentimeter. Bahkan di Jalan Kotipa 15, ketinggian air masih mencapai 40 sentimeter.
Akibat rumahnya terendam banjir, sejumlah warga mengungsi. Lokasi pengungsian ada di Masjid Al Muttaqin Jalan Ujung Bori Dalam 5. Jumlah warga yang mengungsi sebanyak 30 jiwa (8 KK).
Lokasi pengungsian lainnya adalah Masjid Nurul Jihad Jalan Terompet Blok 10. Jumlah warga yang mengungsi di sana sebanyak 10 jiwa (2 KK).
Untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi, menurut Benyamin, sudah dibuat dapur mandiri di Kelurahan Katimbang. Dapur mandiri tersebut berlokasi di Masjid Lailatur Qadar RW 7, Posko RW 6 Jalan Kotipa Raya, dan Posko Grand Mutiara RT 1. “Jumlah pengungsi di Kecamatan Biringkanaya sebanyak 96 jiwa,” kata Benyamin.
Sementara itu, Prakirawan BMKG Nur Asia Utami menerangkan kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan untuk tiga hari ke depan umumnya berawan, dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Wilayah yang berpotensi hujan meliputi Sulawesi Selatan bagian barat seperti Makassar, Gowa, Takalar, Maros, Pangkep, Barru, Pare-pare.
Di wilayah Sulawesi Selatan bagian utara meliputi Luwu Utara, luwu Timur, Luwu, Palopo, Tator, dan Torut. “Jadi potensi hujan mulai ringan hingga sedang masih akan terjadi di sejumlah wilayah di Sulsel. Termasuk Makassar,” tandas Nur Asia. (rhm)

