ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, juga menilai jika kinerja penjabat direksi perusda yang ditunjuk tidak menunjukkan progres memuaskan.
Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, Hasanuddin Leo, mengatakan, monitoring dan evaluasi triwulan pertama DPRD Kota Makassar juga akan segera dilaksanakan bulan depan dan salah satu sorotan dewan mengenai kinerja para pj direksi di masing-masing perusda.
“Kita melihat tidak ada perubahan setelah dipimpin penjabat sementara ini. Deviden tahun ini tidak sama dengan sebelumnya, makanya yang bisa dilakukan adalah target pendapatannya harus diubah, mereka punya uang tapi tidak ada yang bisa handel di bidang itu, artianya sama saja kosong,” ungkapnya, Selasa (8/3).
Lanjut legislator Fraksi PAN DPRD Makassar ini memahami, jika dengan adanya pendemi ini seluruh sektor akan mengalami penurunan deviden termasuk seluruh perusda di Makassar. Hanya saja, ia menegaskan dengan alasan tersebut perusda tidak boleh berdiam diri.
Apalagi, baru-baru ini kinerja penjabat Direksi Perusda Parkir dan Pasar dinilai tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan. Namun, dewan masih akan terus memantau hingga tiga bulan kedepan.
“Inikan pekan depan kalau tidak ada halangan kita mau masuk monev, ini nanti kita evaluasi sekalipun tidak ada perubahan. Tapi minimal kita beri ultimatum bagaimana tiga bulan kedepan deviden di masing-masing perusda sudah naik,” katanya.
Begitupun yang dikatakan, anggota Komisi B DPRD Makasar, Andi Astiah. Ia menyayangkan kinerja para pj direksi Perusda Parkir dan Pasar ini lantaran telah diberi kewenangan untuk memperbaiki deviden kota. Namun tak menunjukkan hasil yang memuaskan.
Ia berharap waktu yang diberikan masing-masing Pj Perusda dimanfaatkan dan direksi bisa segera berbenah memperbaiki kondisi di masing-masing perusda. “Tolong itu kewenangan yang diberikan dimanfaatkan untuk bekerja dan bertanggung jawab,” ucapnya. (ita)

