MAKASSAR, BKM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memastikan sarana dan prasarana di Sulsel memadai untuk menjadi salah satu tempat pembinaan atlet nasional.
Untuk diketahui, Sulsel menjadi sentra pembinaan atlet di kawasan Indonesia Timur.
Kepala Dispora Sulsel, Andi Arwin Azis, mengatakan, pemusatan atlet akan digelar di Universitas Negeri Makassar (UNM). Di sana, dilakukan pembinaan atlet sejak usia dini.
“Jadi Pemprov melalui Dispora akan berkolaborasi dengan UNM dalam hal menghadirkan atlet yang dibina sejak usia 13 tahun atau kelas 1 SMP,” katanya, Selasa (15/3).
Bahkan sebelumnya Menpora RI, Zainudin Amali, melakukan kunjungan ke UNM demi memastikan sarana dan prasarana terpenuhi dengan baik.
“Makanya Pak Menpora datang kemarin melihat sarana dan prasarana, kenapa ditempatkan di sana, karena UNM ada FIK dan sudah lama bermitra dengan Kemenpora, dan sudah menghadirkan IPTEK di ilmu keolahragaan,” lanjut Arwin.
Kata Arwin, sarana dan prasarana di UNM sudah memadai untuk pembinaan atlet. Sehingga tidak perlu lagi tambahan.
“Sarana dan prasarana di sana cukup memadai, sisa ditambahkan dari pemerintah pusat,”ungkapnya.
Meski begitu, pihaknya siap kapan saja, jika suatu saat nanti UNM sebagai penyedia tempat membutuhkan tambahan fasilitas.
“Saya belum melihat ada permintaan tambahan di sana, sudah cukup, sudah matang,” bebernya.
Lebih lanjut Arwin mengatakan, pembinaan usia muda memang diperlukan untuk menghasilkan atlet profesional kedepan.
“Jadi memang dalam menghadirkan atlet perlu waktu panjang 10 ribu jam atau 10 tahun berlatih untuk mendapatkan atlet elit nasional yang bisa mewakili Indonesia di ajang Internasional,” ucapnya.
Nanti, atlet yang dibina sejak dini diproyeksikan menjadi tumpuan utama Indonesia di ajang bergengsi di event internasional.
“Kalau konsisten secara intensif latihan terhadap talenta muda di beberapa cabor dilatih 10 tahun kedepan diharapkan di usia keemasan sudah tepat waktunya. Atlet didesain dari awal,” pungkasnya. (jun)

