pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kopel Kritisi Aspirasi Lewat Online

MAKASSAR, BKM– Koordinator Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Syamsuddin Alimsyah mengkritisi keinginan Sekertariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar yang akan memprogramkan aspirasi masyarakat lewat online.
“Bagaimana mungkin aspirasi lewat online bisa berjalan baik, kalau saat didemo saja di gedung dewan legislator tidak mendengar keluhan pendemo,” tegas Syamsuddin, Senin (18/4).
Seharusnya, jelas mantan wartawan ini, legislator bisa menjalankan fungsi layanan publik dan tunduk pada standard layanan publik yang berkualitas. Termasuk dalam menerima pengaduan dari warga seperti rumah sakit, PDAM.
Dia menambahkan, DPRD seharusnya dari awal menyediakan alternatif penyaluran aspirasi yakni melalui aspirasi langsung mendatangi DPRD atau dengan persuratan resmi secara konvensional atau juga dengan sistem online. Hanya saja, jangan karena ada online lalu aksi unjuk rasa dan lain sebagainya dihambat.”Sistem online hanyalah salah satu alternatif pilihan bagi warga,” ungkap Syam panggilan akrabnya.
Lanjut, Syamsuddin, apapun model aspirasi baik diterima langsung ataupun sistem online tidak akan berjalan baik, jika kepastian dari respon DPRD ke publik tidak ada kejelasannya. Dan ini yang paling mendasar problem di DPRD Makassar adalah didemo saja tidak mendengar apalagi dengan sistem online.
Dia mencontohkan, kritikan publik terkait kegiatan dewan seperti bimtek, studi banding melalui media dan petisi atau unjuk rasa seakan tidak memiliki hasil apa-apa, bahkan terkesan legislator tutup mata dan telinga.”Untuk itu, sistem aspirasi online harus ada jaminan yang kuat dan pasti direspon,” kata dia.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali mengungkapkan, perkembangan teknologi dan informasi mempermudah kerja-kerja pemerintah, khususnya penyerapan aspirasi masyarakat.
“Salah satu syarat utama Makassar menjadi kota dunia adalah pelayanan yang berbasis teknologi. Inilah yang dikembangkan DPRD untuk menyarap aspirasi dan keluhan warga terkait dengan pelayanan,” kata legislator asal Fraksi Demokrat itu.(ita/war)



×


Kopel Kritisi Aspirasi Lewat Online

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar