BAGI banyak ibu-ibu, melahirkan anak kembar dua merupakan sebuah sukacita. Terlebih lagi jika yang dilahirkan kembar tiga. Kegembiraannya tentu lebih berlipat. Apalagi kalau semuanya berjenis kelamin yang sama, yakni perempuan.
Laporan: Samiruddin
SUASANA di ruang inkubator Rumah Sakit (RS) Tipe B Andi Makkasau, Parepare, kemarin tampak ramai. Banyak orang datang untuk melihat tiga bayi perempuan yang dilahirkan kembar, Senin (18/4) subuh.
Sebenarnya, tiga bayi mungil ini lahir di Rumah Sakit Umum (RSU) Sumantri. Proses persalinan yang dijalani ibunya, Nurlina (23), berlangsung secara normal.
Hanya saja, karena peralatan inkubator di RS Sumantri yang kurang memadai, terpaksa ketiga bayi tersebut dirujuk ke RS Andi Makkasau. Hingga kemarin, mereka belum diberi nama oleh kedua orangtuanya. Bayi pertama memiliki berat 2,2 kg, bayi kedua 1,4 kg, dan bayi ketiga 2 kg.
“Lahirnya tadi subuh (Senin subuh). Persalinan berjalan normal. Ketiga bayi saat ini berada di ruang inkubator RS Andi Makkasau,” kata Djenemy, bidan bersalin di RSU Sumantri, Parepare, kemarin.
Dia menjelaskan, ketika proses persalinan berlangsung, bayi pertama keluar dengan kepala lebih dulu. Sama dengan kondisi bayi yang lahir kedua. ”Tapi yang ketiga itu keluar bokongnya lebih dulu. Syukur, karena semua berjalan lancar dan normal,” ujarnya.
Sayangnya, Nurlina belum bisa menyaksikan kondisi ketiga bayi yang dilahirkannya. Sebab ia masih harus menjalani perawatan intensif guna pemulihan staminanya di ruang bersalin RSU Sumantri.
Ketika ditemui, Nurlina mengaku tidak pernah menyangka akan melahirkan tiga bayi kembar sekaligus. Apalagi dirinya tidak memiliki riwayat hidup melahirkan bayi kembar tiga. Ia juga tidak merasakan tanda-tanda di rahimnya selama ini.
Hanya saja, kata dia, dari hasil USG (Ultrasonografi) sebelum melahirkan, diketahui jika janin dalam kandungannya ada dua. ”Tapi pas di rumah sakit lahirnya kembar tiga. Semuanya berjenis kelamin perempuan. Tentu saya sangat senang,” kata Warga Kampung Lanyer, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare ini.
Nurlina bersama suaminya, Israil berharap ketiga anak kembarnya bisa segera disatukan dalam sebuah rumah sakit. Sehingga ibunya dapat menyusui ketiganya. Saat ini, bayi tersebut diberikan susu formula oleh pihak rumah sakit. (*/rus/c)

