MAKASSAR, BKM — Paket pengerjaan jalan di 14 kecamatan tengah digenjot Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar. Saat ini, tercatat sebanyak 61 paket sedang dikerjakan. Progres tiap kegiatan berbeda-beda. Mulai 30 persen hingga 60 persen.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar Alamsyah Noorhaq mengatakan, dari keseluruhan paket jalan tahun ini, baru 50 persen yang sudah berkontrak atau berjalan.
Dia mengaku masih banyak paket jalan yang mengantre di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Pekerjaan tersebut berpotensi tak bisa selesai hingga akhir tahun, kecuali proyek yang nilainya Rp300 juta.”Tapi yang Rp1 miliar ke atas itu sangat susah,” tuturnya.
Sementara itu, 61 paket kegiatan yang sudah berjalan rinciannya tujuh paket di Kecamatan Mamajang, empat paket di Kecamatan Wajo, delapan paket di Kecamatan Panakkukang.
Selanjutnya lima paket di Kecamatan Manggala, sembilan paket di Kecamatan Biringkanaya.
Delapan paket di Rappocini, tujuh paket di Tamalate, satu paket di Tamalanrea.
Kemudian dua paket di Mariso, dua paket di Tallo, dua paket di Bontoala dan satu paket di Ujung Tanah.
Dari paket jalan yang sudah berjalan tersebut, salah satu yang sementara taraf pengerjaan adalah jalan lingkungan yang sudah rampung 100 persen berlokasi di Jalan Da’wah Kecamatan Wajo.
Saat ini, salah satu faktor yang menghambat pengerjaan jalan adalah cuaca ekstrem. Seperti diketahui, Makassar sudah masuk musim hujan.
Namun kata Alamsyah, kontraktor atau pemenang kontrak sudah paham langkah yang akan dilakukan jika terjadi hujan.
Pengerjaan betonisasi atau pengaspalan harus dihentikan sementara. Jika kondisi kembali membaik, pengerjaan bisa dilanjutkan.
Disamping itu, penyedia juga harus pandai mengalihkan pengerjaan agar proyek tetap berjalan.
“Kalau bahaya jangan dulu kerja beton, di setop dulu. Kalau aspal pastinya tidak dilakukan, kalau paving dilihat dulu kondisi hujannya. Kalau hujan rintik tidak terlalu deras masih bisa pasang paving,” jelasnya.
Pengerjaan jalan pun tergantung dari kemampuan penyedia. Ada yang sanggup menyelesaikan selama 60 hari, 75 hari, bahkan ada yang sampai 40 hari.
Terpisah, Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir menyampaikan, pekerjaan jalan akan terus dimaksimalkan sebelum habis masa anggaran
Total anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan di Makasar mencapai Rp128 miliar. (rhm)

