pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Menegur; Hai Bos, Ditikam dan Tewas di Jalan

MAKASSAR, BKM — Maksud hati untuk saling akrab, apa daya berbalas tindakan kriminal. Orang yang menegur itupun menjadi korban penikaman dan tewas seketika.
Peristiwa itu dialami Muh Ali Imran Jafar (26), warga BTN Pao-pao Indah Blok H/1, Kabupaten Gowa. Rabu (18/5) sekitar pukul 03.00 Wita ia menjadi sasaran penikaman orang tak dikenal di Jalan Andalas.
Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motornya sendirian. Tepat di depan Warteg Reza, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor. Ali Imran kemudian menegur kedua orang tersebut.
”Hai bos,” begitu kata Ali Imran. Tanpa disangka, kedua pria berboncengan itu lalu membalik motornya dan mendatangi Ali Imran lalu memukulnya.
Mendapat serangan secara tiba-tiba, Ali Imran berusaha memberikan perlawanan. Saat itu salah seorang pelaku mencabu badik dan anak panah, lalu menikam perut dan dada sebelah kiri bagian atas tubuh Ali Imran. Termasuk kepalanya. Akibat luka parah yang dideritanya, korban tewas di lokasi kejadian.
Anggota Polrestabes Makassar dan Polsek Bontoala yang mendapat laporan dari masyarakat Jalan Andalas, langsung meluncur ke TKP. Sayang, kedua pelaku sudah melarikan diri. Hanya ada tubuh korban yang terkapar di pinggir dalam dalam keadaan sudah tak bernyawa.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sambil pihak menunggu keluarga datang mengambilnya. Polisi juga mencari informasi di TKP.
Salah seorang saksi bernama Ical, kepada polisi mengatakan, sebelum kejadian ia melihat korban mengendarai sepeda motor sendirian melintas di Jalan Andalas. Begitu di depan Warteg Reza, muncul dua pria yang berboncengan motor datang dari arah berlawanan.
”Korban kemudian menegurnya. Dia bilang; hai bos. Teguran yang bermaksud baik itu, dikira oleh kedua pelaku sebagai ejekan. Mereka langsung memutar balik motornya dan mengejar korban. Begitu didapat, korban langsung dipukul sehingga terjadi perkelahian. Pelaku kemudian menikam korban,” jelas Ical.
Kapolsek Bontoala, Kompol Basri Jafar, membenarkan jika korban ditikam karena menegur pelaku. Namun terjadi kesalahpahaman. Pelaku menyangka korban mengejeknya.
Kanit Reskrim Polsek Bontoala, AKP Ramli JR menambahkan, terkait kasus ini, polisi telah mengamankan motor korban. Selain itu, ditemukan barang bukti berupa dua anak panah milik pelaku di dekat jasad korban.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin yang dikonfirmasi, membenarkan adanya seorang warga Gowa yang tewas ditikam di Jalan Andalas.
”Motifnya kesalahpahaman. Bukan perempokan ataupun jambret. Pelaku masih dalam penyelidikan anggota Polsek Bontoala diback up Polrestabes Makassar,” kata Burhanuddin. (jul/rus)



×


Menegur; Hai Bos, Ditikam dan Tewas di Jalan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar