TAKALAR, BKM — Pengelolaan sampah rumah tangga yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, mendapat perhatian dari pemkab dan pemkot di Indonesia. Sebanyak 110 perwakilan bupati dan wali kota beserta SKPD terkait berkunjung ke daerah ini, Rabu (1/6).
Lokasi yang dikunjungi berada di Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang. Rombongan yang dipimpin Kasubdit Perencanaan Teknik Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera), Prasetyo ini diterima Bupati Takalar, DR H Burhanuddin Baharuddin,SE.Ak.MSi dan Wakil Bupati HM Natsir Ibrahim,SE didampingi Sekkab Ir H Nirwan Nasrullah,MSi.
Di Kelurahan Bajeng, rombongan mengunjungi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lipang Bajeng. Ketua KSM Lipang Bajeng, Satmawati memberi penjelasan tentang Tempat Pengolahan Sampah dengan Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang dikelolah dalam menjalankan progress bisnis.
TPS3R adalah tempat dilaksanakannya kegiatan pengumpulan,
pemilahan, penggunaan ulang, dan pendauran ulang skala kawasan. TPS3R Lipang Bajeng Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang merupakan pengolahan sampah yang fokus menangani sampah rumah tangga.
Prasetyo dalam penjelasannya, mengatakan Pemkab Takalar merupakan salah satu daerah yang paling siap dalam rangka kunjungan untuk mengetahui teknik pengelolaan sampah rumah tangga. ”Ini menjadi kawasan percontohan di Indonesia Timur,” ujarnya.
Diakui Prasetyo, dipilihnya Takalar bukan tanpa alasan. ”Kami tahu Takalar punya kemauan yang tinggi dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Bahkan TPS3R Lipang Bajeng mampu melakukan kerja sama dengan Dinas Pertanian, utamanya dalam penggunaan dan pemanfaatan sampah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Prasetyo menjanjikan bahwa KemenPU-Pera kembali akan menggulirkan program pengolahan sampah di daerah ini. “Takalar sangat siap dan layak. Kami akan dorong terus. Sebenarnya ada beberapa daerah yang telah kita siapkan bantuan prasarananya. Tinggal lokasinya yang kita harapkan dari pemerintah setempat,” tambahnya.
Satuan Kerja (Satker) Dinas PU Provinsi Sulsel menjelaskan, bahwa Takalar akan diberikan bantuan dua alat berat dalam mendukung pengelolaan sampah .
Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin dalam sambutannya mengatakan, bahwa pengolahan sampah ini sangat dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat daerah ini. Sebab menggunakan metode berbasis masyarakat. “Kami menggalang kesadaran masyarakat akan nilai ekonomis sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga,” terangnya. (tom/rus)
110 Utusan Pemkab-Pemkot Belajar Pengelolaan Sampah di Takalar
×

