MAKASSAR, BKM — Sebanyak 17 perempuan tercatat untuk ikut berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sulsel 27 November mendatang. Mereka kini telah mengantongi dukungan partai politik.
Mereka adalah bakal calon wakil gubernur Fatmawati Rudi, bakal cawali Makassar Indira Yusuf Ismail, Reski Mulfiati Lutfi dan Aliyah Mustika Ilham sebagai bakal calon wakil wali kota Makassar.
Di pilbup Gowa ada politisi Demokrat Risma Kadir Nyampa serta politisi PAN St Husniah Talenrang. Pada pilbup Bantaeng terdapat politisi PAN Nurkanita Maruddani, serta politisi PPP Andi Sugiarti Mangunkarim.
Politisi Golkar Andi Kartini Ottong akan maju di pilbup Sinjai. Untuk pilbup Soppeng ada Rektor Universitas Lamappapoleonro Hj Andi Adawiyah yang akan maju bersama politisi PDIP Andi Mapparemma.
Tim Andi Mapparemma AP 28, H Naspiding yang juga anggota DPRD Soppeng membenarkan hal itu, “Insyaallah Hj Andi Adawiah yang akan jadi bakal calon yang akan mendampingi H Andi Mapparemma,” ujarnya, Kamis (8/8).
Pada pilbup Sidrap ada birokrat Nur Kanaah berpasangan dengan bakal cabup Syahruddin Alrif. Politisi Golkar Erna Rasyid Taufan maju sebagai bakal calon wali kota Parepare bersama politisi Demokrat Rahmat Sjamsu Alam.
Erat telah menerima surat rekomendasi DPP Golkar yang diserahkan Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Golkar Ahmad Dolli Kurnia di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (7/8).
Erat didampingi Rahmat Sjamsu Alam, Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe, dan Ketua Tim Pemenangan Erat-Bersalam Kaharuddin Kadir. Rekomendasi tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus.
Untuk pilbup Barru, DPP Golkar juga menyerahkan rekomendasi kepada Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari yang berpasangan dengan Sekda Abustan. Pada kesempatan tersebut Andi Ina, mengucapkan terima kasih kepada DPP Golkar yang telah mengusung dirinya untuk maju bertarung bersama Abustan.
“Alhamdulillah, kami mendapat kepercayaan dari DPP Partai Golkar dengan memberikan saya rekomendasi untuk maju di pilkada Barru bersama Pak Abustan,” katanya, Rabu (7/8).
Sekedar diketahui, Abustan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Masih tersisa empat tahun lagi memasuki masa pensiun. Jabatan terakhirnya sebagai sekretaris kabupaten (sekkab) Barru. Abustan memilih pensiun dini dan telah memasukkan surat pengajuan pensiun terhitung sejak tanggal 29 Juni ke Bupati Barru Suardi Saleh.
Perempuan di Pilkada Sulsel
1. Fatmawati Rusdi Masse (Sulsel)
2. Indira Yusuf Ismail (Makassar)
3. Reski Mulfiati Lutfi (Makassar)
4. Aliyah Mustika Ilham (Makassar)
5. Risma Kadir Nyampa (Gowa)
6. Husniah Talenrang (Gowa)
7. Nurkanita Maruddani (Bantaeng)
8. Andi Sugiarti Mangunkarim (Bantaeng)
9. Andi Kartini Ottong (Sinjai)
10. Hj Andi Adawiyah (Soppeng)
11. Nur Kanaah (Sidrap)
12. Erna Rasyid Taufan (Parepare)
13. Andi Ina Kartika Sari (Barru)
14. dokter Ulfah Nurul Huda (Barru)
15. Suhartina Bohari (Maros)
16. Putri Dakka (Palopo)
17. Andi Tenri Karta (Palopo)
18. Puspawati Husler (Luwu Timur)
Andi Ina akan menghadapi dokter Ulfah Nurul Huda yang berpasangan dengan politisi Golkar Mudassir Hasri Gani yang diajukan Partai Nasdem.
Sementara untuk pilbup Maros juga diikuti politisi perempuan Golkar Suhartina Bohari sebagai bakal calon wakil bupati.
Sementara untuk pilwali Palopo ada Putri Dakka dan Andi Tenri Karta. Putri Dakka akan berpasangan dengan Haidar Basir. Sementara Andi Tenri Karta mendampingi Rahmat Masri Bandaso. Puspawati Husler akan mendampingi Irwan Bahri Syam di pilbup Luwu Timur. (sar-mup/rif/c)

