GOWA, BKM — Hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur selama tiga jam, Kamis siang (7/11). Hujan yang baru reda pukul 15.42 Wita itu menyisakan sebuah pohon besar di depan rumah jabatan (rujab) Bupati Gowa tumbang melintang di jalan poros Masjid Raya, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu.
Beruntung tak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa akibat tumbangnya pohon pelindung di tepi jalan raya tersebut. Kendati demikian, tumbangnya pohon menimbulkan kemacetan sebab arus lalulintas tertahan batang pohon.
Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa tiba beberapa menit kemudian dan langsung memangkas dahan dan ranting pohon lalu menyingkirkannya ke tepi. Kendaraan pun bisa kembali lewat meski harus tetap hati-hati.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Gowa Azhari Azis yang dikonfirmasi, mengatakan dua pekan sebelumnya pihaknya sempat merapikan sejumlah pohon di pinggir jalan di area tersebut. Petugas melakukan pemangkasan dahan pohon yang dianggap rawan patah.
“Di kawasan ini baru dua pekan lalu kita rapikan. Dahan pohon yang berpotensi patah kita pangkas. Ternyata ada yang malah tumbang. Semoga tidak ada lagi ke depannya. Untuk itu kami imbau kepada pengguna jalan, jika hujan deras jangan berteduh di bawah pohon. Setiap waktu berhati-hati selalu jika berkendara di jalan raya yang banyak pohon demi keselamatan diri,” jelas Azhari.
Selain pohon tumbang, satu tiang listrik juga roboh. Terpantau juga dua tiang listrik miring akibat diterjang angin kencang.
Camat Somba Opu Agussalim yang langsung ke lokasi pohon tumbang, meminta para pengguna jalan berhati-hati selama musim hujan. “Satu pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. Untuk sementara jaringan listrik di sini padam. Tapi kita sudah komunikasi dengan PLN untuk jaringan listrik, ” jelas Agussalim. (sar)

