pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

“Kami Butuh Media Seperti Berita Kota”

MAKASSAR, BKM — Program Pasar Usaha Kecil Menengah (UKM) Maccarong yang digagas Berita Kota Makassar bekerja sama Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar serta Pasar Segar dilaunching, Rabu (29/6) sore. Program ini dilaunching Asisten IV Pemkot Makassar, dr Hadijah Iriani Riwan mewakili Wali Kota Makassar di lantai 2 Pasar Segar.
Saat launching, 50-an UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar turut hadir. Mereka sengaja diundang untuk melihat dan menyaksikan langsung beberapa UKM yang telah membuka los di pasar eks Makasa ini.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Nadjmah Emma mengatakan, Pasar UKM Maccarong ini adalah ide dari Berita Kota Makassar. Setelah dirinya menjabat kepala dinas beberapa pekan lalu, ia langsung sambut baik.
“Alhamdulillah, setelah melakukan persiapan, akhirnya hari ini (kemarin) kita bisa melaunching program ini,” kata Nadjmah.
Ia berharap dengan fasilitas yang disiapkan oleh Pasar Segar, para pelaku atau penggiat UKM, khususnya yang berada di lorong bisa memanfaatkan peluang ini.
“Kami di Dinas Koperasi dan UKM akan terus mendorong para UKM untuk bisa mendapatkan akses yang luas memasarkan produknya. Salah satunya melalui Pasar UKM Maccarong,” kata Nadjmah.
Direktur Utama Berita Kota Makassar, Mustawa Nur menjelaskan, Maccarong adalah singkatan dari Makassar Caradde-caradde di Lorong. Program ini adalah ide dari Berita Kota Makassar dan mendapat sambutan baik dari Wali Kota Makassar dan Pasar Segar.
“Selama ini setiap kegiatan di lorong kadang hanya identik dengan kebersihan dan kerja bakti. Kami mau kalau sudah bersih, masyarakatnya juga harus diberdayakan. Salah satunya dengan program Maccarong ini,” kata Mustawa.
Dimana, lanjut Mustawa, semua pihak yang terlibat dari program ini adalah orang macca atau caradde (pintar). “Pemerintahnya caradde, masyarakat lorong caradde, Pasar Segar caradde dan Berita Kota juga caradde,” kata Mustawa lagi yang disambut applaus para undangan.
Mustawa berharap, para UKM lorong memanfaatkan betul program ini. Apalagi, pihak Pasar Segar memberikan fasilitas yang tidak main-main. “Pasar Segar menggratiskan selama empat bulan. Tidak ada tempat usaha yang melakukan hal ini seperti yang dilakukan Pasar Segar,” tambahnya.
Bahkan, Mustawa mengatakan, Pasar UKM Maccarong ini akan dijadikan salah satu tempat tujuan para wisatawan asing maupun nusantara yang datang ke Makassar.
“Nanti kita akan kerja sama dengan biro perjalanan yang sering mendatangkan wisatawan. Setiap wisatawan yang datang ke Makassar, mereka wajib berkunjung ke Pasar Segar untuk membeli oleh-oleh khas Makassar,” katanya.
Apa yang disampaikan Mustawa Nur mendapat apresiasi yang luar biasa dari Asisten IV Pemkot Makassar, dr Hadijah Iriani Ridwan yang mewakili Wali Kota Makassar. Iriani memuji apa yang dilakukan Berita Kota Makassar yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM serta Pasar Segar untuk melaksanakan kegiatan ini.
“Sesuai dengan cita-cita Wali Kota bahwa seluruh masyarakat lorong harus sejahtera. Untuk mensejahterakan masyarakat lorong, maka semuanya harus diberdayakan. Salah satunya melalui program ini,” kata Iriani.
Menurut Iriani, untuk memberdayakan masyarakat lorong, maka harus ada yang bisa menggerakkan. Salah satu komponen yang mampu menggerakan semua stakeholder adalah media seperti Berita Kota Makassar.
“Kami butuh media seperti Berita Kota Makassar yang turut serta menggerakkan potensi yang ada di lorong. Dan ini sesuai dengan cita-cita wali kota,” ujar Iriani.
Iriani juga mengatakan, para pelaku UKM di lorong nanti akan dilatih untuk lebih meningkatkan kualitas produknya sehingga bisa dipasarkan di hotel dan tempat-tempat bonafid lainnya.
“Nanti akan kita bentuk koperasi di lorong. Nanti koperasi inilah yang menampung produk-produk UKM yang dipasarkan di hotel dan mal. Misalnya kantung plastik yang berlogo Makassar, nanti akan dicetak di lorong yang akan digunakan di mal,” kata Iriani.
Usai melaunching Pasar UKM Maccarong, Iriani lalu melihat sejumlah los yang telah ditempati UKM. Salah satu UKM yang menarik adalah UKM yang menjual kripik pisang ijo. Kripik pisang ijo yang telah dikemas menarik ini telah dijual bebas dan peminatnya sangat banyak. (*)



×


“Kami Butuh Media Seperti Berita Kota”

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar