LUWU, BKM — Sebuah peristiwa berdarah yang menelan korban jiwa, terjadi di Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Senin (22/8) pukul 23.00 Wita. Dua orang remaja meregang nyawa dalam peristiwa ini.
Mereka adalah Donit Gattang (17), seorang pelajar SMA di Walenrang, dan Acong (16). Keduanya tewas dibacok tiga warga dari Walenrang dan Walenrang Timur. Masing-masing diketahui bernama Appi (23), warga Kelurahan Bulo, Kecamatan Walenrang, serta Andang (26) dan Idil (20), warga Desa Kendekan, Walenrang Timur.
Hingga kemarin, tim Buru Sergap (Buser) Polres Luwu masih melakukan pengejaran terhadap dua dari tiga pelaku. Satu orang pelaku sudah diamankan polisi.
Peristiwa pembacokan berlangsung di depan lapangan sepakbola Batusitanduk, Walenrang. Saat itu, ketiga pelaku yang diduga membawa senjata tajam berupa badik dan parang datang mencari kedua korban.
Ketika bertemu dengan dua orang yang dicarinya, ketiga pelaku langsung melakukan aksi pembacokan. Akibatnya, Donit Gattang tewas di tempat. Ia terkena tusukan di bagian bawah tulang rusuk sebelah kiri yang tembus jantung.
Sementara Acong mengalami luka terbelah pada bagian kepala akibat dibacok parang. Oleh warga sekitar lokasi kejadian, Acong masih sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Rampoang, Palopo. Namun sayang, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Ia mengembuskan nafas terakhir sesaat tiba di RS.
Kapolres Luwu, AKBP Ahmad Yanuari Insan yang dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pembacokan di Batusitanduk, hingga menyebabkan dua nyawa melayang.
”Iya benar. Kejadiannya Senin malam di Batusitanduk. Satu orang tersangka sudah diamankan. Sementara dua lainnya sedang dikejar tim Buser,” terang Yanuari Insan, kemarin.
Pada malam sesaat setelah kejadian, sempat beredar informasi akan terjadinya aksi balas dendam dari pihak korban. Untuk mencegah hal itu, Kapolres telah menginstruksikan kepada Kapolsek Walenrang, AKP Amos Bija agar bersiaga penuh.
Selain itu, polisi juga melakukan tindakan persuasif dengan mendekati keluarga korban. Mereka berusaha memberikan pemahaman, sekaligus meminta kasus ini diserahkan kepada aparat kepolisian untuk melakukan pengusutan hingga tuntas.
”Kita berharap keluarga korban percaya kepada polisi. Jangan ada aksi balas dendam dan main hakim sendiri,” tandas Yanuari Insan.
Diakui perwira dua melati di pundaknya ini, pihaknya telah menurunkan tim khusus untuk mengejar para pelaku. ”Titik pelarian kedua pelaku sudah terdeteksi. Saya harap keluarga sabar dan tabah menghadapi musibah ini,” imbuh Kapolres.
Informasi terbaru yang diperoleh, kemarin siang, menyebut personel Brimob dari Baebunta didatangkan Polres Luwu. Mereka standby di Mapolsek Walenrang guna mengantisipasi balas dendam. Sementara korban sudah dikebumikan di pekuburan keluarga di Walenrang. (wan/rus/b)
Dua Remaja Tewas Dibacok, Polisi Siaga di Batusitanduk
×

