MAKASSAR, BKM– Ada kabar gembira datang dari Pemerintah Provinsi Sulsel. Gubernur, Syahrul Yasin Limpo mengisyaratkan untuk menaikkan tunjangan kinerja atau pakasi untuk pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel tahun depan.
Rencana itu dikemukakan Syahrul didepan PNS lingkup Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Rabu (7/9).
“Saya berharap Bappeda hitung-hitung dulu untuk melihat apakah pakasi bisa dinaikkan atau tidak. Bisakah itu? Tugasnya Bappeda,” katanya disambut tepuk tangan gemuruh oleh PNS.
Alasan untuk menaikkan pakasi PNS, jelas gubernur dua periode itu, karena pendapatan rakyat Indonesia saat ini mengalami kenaikan dari Rp9 juta per kapita menjadi rata-rata diatas Rp40 juta per kapita. Selain itu, kenaikan tunjangan pakasi juga diharapkan menjadi stimulus menaikkan kinerja atu semangat untuk melayani rakyat.
“Saya akan suruh teliti dulu apakah bisa dinaikkan atau tidak,” ungkap Syahrul.
Menyikapi keinginan gubernur, Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman mengatakan, kenaikan Pakasi tergantung kemampuan daerah tahun 2017. “Saya kira itu dimungkinkan sepanjang Pak Toto tersenyum,” ungkap Jufri.
Maksudnya, sepanjang pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang dipimpin Tautoto Tana Ranggina, sesuai dengan target yang diharapkan, peluang untuk menaikkan pakasi terbuka lebar.
Tunjangan pakasi yang diterima PNS selama ini bervariasi tergantung kinerja PNS. Namun kisarannya sekitar Rp2 juta per bulan untuk golongan terendah, yakni golongan I. Selanjutnya Rp1.975.000 untuk golongan 2, Rp1.950.000 golongan 3, dan Rp1.925.000 untuk golongan 4.
Jumlah PNS yang ada di Pemprov sebesar 9.960 orang. (rhm)

