MAKASSAR, BKM–Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) meminta kejelasan ke Pemerintah Kota Makassar terkait penataan Jalan Nusantara sebagai kawasan kuliner yang hingga saat ini belum juga direalisasikan.
Katua AUHM, Zulkarnaen Ali Naru mengatakan, sampai saat ini pengusaha hiburan masih bingung kejelasan terkait perubahan wajah Jalan Nusantara jadi pusat kuliner. Pihaknya, jelas Zul sapaan akrabnya, meminta agar proyek ini tidak hanya sebatas wacana saja.
Apalagi, para pengusaha atau pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Jalan Nusantara seluruhnya telah siap melakukan pembenahaan tempat termasuk dalam pengurusan izin usaha serta melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota dengan pengusaha THM.
“Semua pengusaha THM maupun warga yang ada di Jalan Nusantara itu sudah lama siap, mulai dari kesiapan penyesuaian izin serta kesiapan dalam pembangunan sarana dan prasarana tempat. Itu sebagai wujud dukungan dalam membantu pemerintah menjadikan Jalan Nusantara sebagai kawasan kuliner. Saya belum tahu kenapa penataan belum di mulai,” kata Zul, Minggu (19/9).
Jangankan penataan, kata Zul, melakukan penandatangan MoU belum juga dilakukan antara kedua pihak. Sedangkan sudah banyak pegawai kios maupun bar sudah memulangkan pegawainya ke kampung halaman masing masing.
“Sudah banyak pegawai yang dipulangkan di kampung halamannya waktu Ramadan lalu. Karena sudah ada pernyataan kalau kawasan tersebut akan diubah menjadi kawasan kuliner,” tambahnya. (arf)
AUHM Minta Penataan Jalan Nusantara Diperjelas
×

