pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kawal Kebijakan Melalui Komunitas Abang

BANYAK cara yang dilakukan dalam mengawal percepatan pada semua sektor. Termasuk pembangunan yang berkualitas.
Salah satunya dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur Amran Syam,SH. Ia menggagas komunitas Abang (Anak Bangsa), dengan harapan dapat membantu mengawal kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur.
Komunitas Abang ini didirikan oleh Amran Syam tahun 2003 lalu, dan hingga saat ini masih tetap eksis.
Menurut Amran, Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) telah disusun bersama dan dibahas berdasarkan pertimbangan legislatif dan eksekutif dengan melahirkan kesepahaman. Oleh karena itu, lembaga legislatif akan mengawal kesepahaman tersebut.
Legislator Patai Golkar ini sengaja mendorong komunitas Abang untuk bersama-sama mengawal kebijakan, karena melihat potensi para pemuda yang ada di Bumi Batara Guru masih memiliki sikap kritisi di seluruh sektor yang ada.
“Komunitas Abang telah merangkul seluruh komunitas pemuda yang ada. Mengapa kita percayakan pemuda? Sebab anak muda itu adalah penerus bangsa, sehingga para pemuda wajib kita rangkul untuk bersama-sama mengawal kebijakan ini,” begitu alasannya.
DPRD sebagai lembaga pengawasan dengan mitra pemerintah daerah tentunya ingin pula memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan pembangunan daerah. Karena Luwu Timur sebagai daerah yang tergolong masih muda perlu mendapatkan dukungan.
“Luwu Timur merupakan daerah yang tergolong masih muda, sehingga perlu dilakukan percepatan di semua sektor. Baik dari infrastruktur maupun sektor lainnya. DPRD sendiri akan selalu mendukung dengan cara mengawal,” ungkap suami dari Rahmayani ini.
Ayah dari tiga orang anak ini menilai, pemuda adalah energi baru dan bagian dari regenerasi penerus bangsa. Karena itu, kehadirannya memiliki peran penting untuk mengawal pembangunan. Termasuk di bidang olahraga dan kebudayaan.
Amran pun mendorong masyarakat dan para pemuda untuk senantiasa melakukan kritikan yang sifatnya positif terhadap kebijakan pemerintah yang telah ada. Soalnya, kritikan tersebut merupakan sifatnya membangun untuk mewujudkan program pemerintah daerah.
Kritikan itu, kata dia, bukan hanya untuk menjatuhkan. Melainkan dapat memberikan dukungan agar apa yang diharapkan Bupati Thorig Husler dan Wakil Bupati Irwan Bachri Syam dalam visi dan misinya menjadikan Luwu Timur menjadi daerah terkemuka, dapat terwujud.
Ia menambahkan, DPRD merupakan wadah di mana seluruh aspirasi masyarakat dapat disampaikan dan dikawal oleh anggota legislatif. Sementara di DPRD sendiri, kata Amran, telah memilik tiga komisi, yakni bidang pemerintahan, hukum dan kesejahteraan sosial, bidang ekonomi dan keuangan serta bidang pembangunan.
Jumlah anggota legislatif sebanyak 30 orang. Terdiri dari enam fraksi. Masing-masing Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), PDI Perjuangan, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Nasional Demokrat (Nasdem), dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
”Seluruh kebijakan yang telah lahir melalui cara musyawarah. Tujuan kita adalah bagaimana bersama-sama memikirlah daerah, baik dari sektor pembangunan maupun di sektor-sektor lain,” ungkap Amran.
Amran yang juga Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Luwu Timur mengatakan, daerah ini merupakan rujukan sejumlah daerah lainnya dalam rangka menyerap ilmu tentang pengelolaan keuangan daerah.
“Selain pengelolaan keuangan daerah, ada juga daerah yang datang belajar tentang cara bagaimana memaksimalkan sumber daya alam dari sektor pertanian,” kata ketua Asosiasi Petani Lada Luwu Timur ini. (alpian alwi).



×


Kawal Kebijakan Melalui Komunitas Abang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar