MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Lampu Jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Makassar, akan membuka proses ulang tender e-propregment pengadaan lampu lorong tahunanggaran 2017.
“Rencananya kita mulai proses tender minggu ini. Jadi proses penawaran melalui e-progrement. Sebelumnya, sudah dilakukan namun dari pihak perusahaan yang ikut tidak memenuhi sarat administrasi. Nilai anggaran kegiatan sebesar kurang lebih Rp29 miliar,”terang Kepala UPTD Lampu Jalan Dinas PU Kota Makassar, H Ahmad Jusri, Kamis(30/3).
Jusri menambahkan, pengadaan lampu lorong akan dipasang di 15 kecamatan, dengan jumlah sasaran kurang lebih 3.000 titik lampu lorong.
“Pengadaan fisiknya berupa lampu jalan, tiang, jaringan kabel dan pondasi. Setiap kecamatan anggarannya bervariasi tergantung jumlah titik yang ada di kecamatan. Kita juga menunggu data riil lokasi yang akan dipasangi lampu lorong dari usulan pihak kecamatan,” jelasnya.
Bahkan, jelas Jusri, proses tender akan dilakukan secara transaparan yang dilakukan pihak LPSE Kota Makassar.
“Untuk jarak tiang satu ke tiang lampu lorong belum bisa dipastikan. Namun kemungkinan jaraknya sekitar 10 sampai 15 meter dengan ketinggian 3.5 meter. Kita harap proses tender nantinya bisa terlaksana dengan baik. Kegiatan pengadaan lampu lorong sebelumnya telah dilakukan pada 2014, dimana jumlah titik masih terbatas (satu titik per kelurahan),” terangnya.
Ahamd Jusri juga menegaskan, dengan berhasilnya program ini akan mendukung fasilitas penerangan wilayah Kota Makassar semakin membaik. “Untuk kebutuhan penerangan jalan di Kota Makassar secara keseluruhan masih banyak. Ini baru permulaan dan masih butuh puluhan ribu titik. Penempatan titik lampu lorong yang akan dipasang difokuskan pada wilayah yang belum ada fasilitas penerangan,” akunya. (ucu/war/b)
Rp29 M Untuk Lelang Lampu Lorong
×

