MAKASSAR, BKM — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar meminta ke seluruh sekolah untuk tidak memperjualbelikan buku amaliah ramadan kepada anak didiknya.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar Hidayat mengimbau agar buku tersebut tidak diperjualbelikan. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya praktik jual beli buku amaliah ramadan yang dilakukan pihak SDN Sudirman III kepada anak didiknya.
Menurut Hidayat, pengadaan pengadaan buku amaliah ramadan telah masuk dalam anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari masing-masing sekolah. Sehingga pihak sekolah dilarang untuk menjual apalagi dengan memaksa murid membeli dengan berbagai ancaman.
“Itu tidak dijual karena sudah ada anggarannya dan itu sudah masuk di BOS. Jadi orang tua tidak perlu bayar karena memang itu dikasih cuma-cuma,” tegas Hidayat, Selasa (30/5) kemarin.
Sebelumnya Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto juga menegaskan bahwa buku amaliyah ramadan tidak untuk diperjualbelikan tapi dibagikan secara gratis kepada anak didik di setiap sekolah di Makassar.
Hanya saja, Kepala SDN Sudirman III Muchtar saat dikonfirmasi BKM enggan memberikan keterangan terkait aksi jual beli buku amaliyah ramadan.
Bahkan ketika didesak bahwa Sudirman I, II dan IV membagikan secara gratis buku tersebut, Kepsek malah mengaku tidak tahu menahu.
”Datang maki di sekolah dik kalau soal itu. Nanti dibicarakan disini (sekolah-red),”ujar Kepsek.
Kebijakan SDN Sudirman III memperjualbelikan buku amaliya ramadan membuat orang tua murid resah. Bahkan pada Selasa lalu para orang tua murid sempat berkumpul di daerah sekolah membahas masalah tersebut.
”Anak saya juga sekolah di SDN Bawakaraeng dan dapat juga buku itu, tapi tidak dibayar. Kok disini dibayar,” ujar sang orang tua murid yang minta namanya tak ditulis. (arf)
Dinas Pendidikan: Buku Amaliah Ramadan Gratis
×

