MAKASSAR, BKM — Tak dipungkiri jika Rusdi Masse dan Andi Mudzakkar kini bersaing untuk bisa menjadi pendampingi Ichsan Yasin Limpo (IYL) di pilgub 2018 mendatang. Bupati Sidrap dua periode yang akrab disapa RMS, bersama Bupati Luwu dua periode yang biasa dipanggil Cakka itu digadang-gadang bakal menempati posisi sebagai calon wakil gubernur IYL.
Meski sejatinya menjadi saingan, keduanya tak memperlihatkan rivalitas itu. Bahkan RMS dan Cakka mengumbar kemesraan kala mendampingi Punggawa –sebutan yang disematkan pada IYL– ketika menjawab pertanyaan wartasan usai peresmian posko pemenangan Rumah Kita di Jalan Hertasning Makassar, Kamis (6/7).
Siapapun yang nantinya dipilih dan terpilih, baik RMS maupun Cakka masing-masing menyatakan komitmennya untuk tetap bersama bacagub IYL di pilgub mendatang. Bahkan secara tegas keduanya menyatakan siap memenangkan Punggawa.
Kepada wartawan, RMS menegaskan siap all out memenangkan Ichsan dalam posisi apapun. “Saya dengan Pak Ichsan tidak bisa dipisahkan. Mau saya jadi wakilnya atau ketua tim pemenangan atau sama sekali tidak, maka saya tetap siap bersama beliau,” tegas RMS.
Kalaupun pada akhirnya Nasdem tidak menjadi salah satu pengusung Ichsan, maka RMS tetap berada di barisan Punggawa. Menurut Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel ini, partainya tidak akan mungkin memberikan sanksi atau teguran kepadanya, sebab dirinya sudah menyampaikan kepada pimpinan partai.
“Nasdem juga bisa memahami sikap saya, karena sudah ada penyampaian lebih awal bahwa saya siap berada di barisan Punggawa,” tandasnya.
Pernyataan senada disampaikan Cakka. Menurut dia, sejak dulu dirinya sudah menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dan bersama Punggawa. Sehingga dijadikan pendamping atau tidak, ia siap memenangkan Ichsan.
“Saya sama dengan Pak RMS. Apapun keputusan beliau (Ichsan) tentu saya siap bersama,” tegas Cakka yang tak lain ketua DPD II Golkar Luwu.
Dalam kesempatan itu, Cakka tidak mempermasalahkan jika nantinya harus berlawanan dengan kakaknya, Abd Aziz Qahhar Mudzakkar. Sebab bagi dia, keluarga dan demokrasi sangat berbeda dalam perhelatan politik.
“Saya tidak bisa dipisahkan dengan saudara. Tapi kalau soal politik kita menganut sistim demokrasi yang sangat baik,” ucap Cakka.
Bagaimana dengan sikap Golkar yang akan memberikan sanksi kepadanya lantaran tidak patuh atas keputusan yang sudah diambil Golkar yang telah mengusung pasangan Nurdin Halid dan Azis? Cakka lagi-lagi menyatakan kesiapannya untuk menerima apapun yang menjadi keputusan partai beringin.
“Partai memang memiliki aturan, sehingga kalaupun nantinya saya diberi sanksi, tentu saya siap,” pungkas Cakka.
Saat menyampaikan orasi politiknya di peresmian Rumah Kita, Ichsan menekankan lima garis besar yang akan menjadi fokusnya dalam memimpin Sulsel. Yakni terus mendorong produktivitas pangan dan pertanian. Meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan. Meningkatkan mutu pendidikan. Menjaga suasana kondusif dengan bersinergi aparat keamanan. Serta terus menjaga dan meningkatkan nilai-nilai religius, yakni keimanan dan ketaqwaan.
Untuk mewujudkan itu, termasuk program lainnya, Ichsan meminta bantuan sejumlah akademisi, pakar, serta berbagai pihak dengan latar belakang profesi berbeda. Bahkan, tak tanggung-tanggung melibatkan sekitar 100 guru besar dari berbagai perguruan tinggi.
“Ini yang ada di otakku. Masih ada yang dibutuhkan di Sulsel. Oleh karena itu, kita undang semua. Saya harapkan bantuanta’. 50 professor dari berbagai disiplin ilmu akan hadir. Saya target 100 professor dan doktor yang akan bergabung di Rumah Kita,” sebut Ichsan.
Menurut mantan bupati Gowa dua periode ini, Rumah Kita nantinya bakal menjadi pusat menyusun dan merumuskan berbagai ide dan gagasan.
Secara khusus, Punggawa mengaku jika ia tidak bisa terus memajukan Sulsel bila tidak ada bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, ia mengajak untuk bersama di Rumah Kita. “Rumah Kita ini adalah rumah kita bersama. Tidak ada sekat,” tambahnya.
Selain RMS dan Cakka, peresmian Rumah Kita dihadiri sejumlah tokoh lain. Diantaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Takalar terpilih Syamsari Kitta, Wakil Bupati Bantaeng Muhammad Yasin.
Adapun politisi yang datang, diantaranya Ketua PAN Sulsel Ashabul Kahfi, Wakil Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ansyari Mangkona, Sekretaris Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, politisi PPP, politisi Gerindra Nasrullah Mustamin dan Syawaluddin Arif serta politisi Hanura dan PKS.
Bukan hanya itu, sejumlah akademisi, tokoh agama, ketua KNPI Sulsel, pengusaha, aktivis LSM, serta perwakilan relawan memadati halaman Rumah Kita. (rif)
Siapapun Terpilih, RMS-Cakka Komitmen Dukung IYL
×

