MAKASSAR, BKM– Pengelolaan taman median jalan di Kota Makassar dinilai belum maksimal. Sebab masih ditemukan taman yang kotor dan gersang.
Seperti halnya sejumlah taman yang berada di dalam Kota Makassar, sebut saja, Jalan AP Petta Rani, Hertasing, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Veteran Utara dan Selatan serta taman di Jalan Tentara Pelajar.
Tidak terawatnya sejumlah taman semenjak tanggung jawab pengelolaan taman yang selama ini ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan dialihkan ke 15 kecamatan.
Menyikapi hal itu, Kepala Kecamatan Tamalate, Hasan Sulaiman menjelaskan, pelimpahan kewenangan pengelolaan pertamanan memang sudah merupakan tanggung jawab pemerintah kecamatan termasuk anggaran dan porsenelnya.
“Kita tidak keteteran ji mengelola taman, sebab anggaran dan personelnya jelas. Sehingga tidak ada alasan camat tidak mampu mengelola dan melaksanakan tugas pertamanan dengan baik,” jelas Hasan Sulaiman, Senin (24/7).
Hal senada juga diungkapkan Kepala Kecamatan Panakukkang, Muh Thahir Rasyid. Menurutnya, seluruh taman yang masuk dalam wilayahnya saat ini terus dilakukan penataan dan pemeliharaan.
“Alhamdulillah semua bisa terkendali, kami dilengkapi dengan porsenel, tidak ada alasan untuk tidak terkendali persoalan taman,” ungkap Thahir Rasyid.
Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar bakal menegur 15 camat, perihal banyaknya taman terbengkalai.
“Saya akan sampaikan lansung ke camatnya soal itu dek, saya kira pihak kecamatan harus mengurus taman dengan baik dan terpelihara,” ungkap Ketua komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, DPRD Makassar, Abdi Asmara, Senin (24/7).
Ketua Fraksi Demokrat ini juga menuturkan, dari hasil triwulan pertama yang dilakukan dewan bersama 15 kecamatan, tidak ada satu camatpun yang realisasinya mencapai angka 15 persen.
“Triwulan kedua ini kita sudah minta janji mereka, kalau tidak kita akan keluarkan rekomendasi karena semua baru 15 persen realisasinya,” ucapnya.
Sekertaris Komisi A DPRD Makassar, Mario David, jugamenyayangkan banyaknya camat saat ini kurang melakukan aksi dan tindakan untuk melakukan pembenahan terhadap sejumlah taman yang ada di Makassar.
“Kita harap camat segera melakukan aksi dan tindakan untuk menyempurnakan taman-taman kita yang ada di 15 kecamatan,” harapnya.
Sekertaris Komisi C DPRD Makassar,Andi Pahlevi juga berkomentar kalau selama ini kinerja kecamatan dalam membenahi sejumlah taman belum maksimal.
“Iya, memang kelihatan belum maksimal dan asal jadi, pengelolaan taman yang sekarang masih terlihat amburadul, makanya kinerja kecamatan harus lebih ditingkatkan,” tegasnya.(ita-jun/war/c)

