MAKASSAR, BKM — Direktur Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran Makassar Amrin Rani, hari ini Senin (28/9), dijadwalkan menyampaikan presentasi di Direktorat Jenderal (Dirjen) Kelembagaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Presentasi terkait kesiapan AMI Veteran untuk menjadi Politeknik Maritim AMI Makassar.
Di Jakarta, Amrin bersama Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Andi Niartiningsih serta Sekretaris Pelaksana (Sespel) Kopertis Hawignyo. Termasuk para pembantu direktur AMI Veteran, serta dari Yayasan Perguruan Tinggi Karya Dharma yang diwakili Muh Syukur Abdullah.
Hal itu disampaikan Amrin di sela-sela pelaksanaan bakti sosial dalam rangka Dies Natalis ke-52 AMI Veteran Makassar di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (26/9). Ratusan taruna dan taruni baru AMI Veteran terlibat dalam kegiatan bersih-bersih ini. Acara ini dihadiri Sekkot Makassar Ibrahim Saleh, civitas akademika AMI Veteran serta mantan Direktur AMI Veteran Arifin HA Majid, yang saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Taliabo, Maluku Utara.
Dijelaskan Amrin, setelah presentasi ini, berarti tinggal selangkah lagi Politeknik Maritim AMI Makassar terealisasi. Bahkan dia optimistis akan terwujud pada pertengahan Oktober mendatang.
”Sebanyak 10 anggota tim kita bawa ke Jakarta untuk presentasi di Kemenristek Dikti. Setelah itu, kita tinggal menunggu hasilnya. Mudah-mudahan pertengahan bulan Oktober Politeknik Maritim AMI Makassar sudah terealisasi,” kata Amrin penuh optimis.
Muh Syukur Abdullah yang mewakili yayasan, juga menyatakan optimismenya Politeknik Maritim AMI Makassar bisa terwujud dalam waktu dekat. Pihaknya memberi support agar peningkatan status ini dapat terealisasi.
”Kami di Kemenristek Dikti akan menyampaikan tentang kelayakan AMI Veteran berubah menjadi politeknik. Yayasan mendukung sepenuhnya perubahan status ini. Termasuk nama yang sudah tidak lagi mencantumkan veteran,” jelas Syukur.
Sebagai bagian dari dies natalis tahun ini, 30 September mendatang AMI Veteran juga akan kedatangan tamu dari Norwegia. Kunjungan ini erat kaitannya pengadaan alat CBT yang dibeli dari negara itu.
Untuk semakin memberi jaminan kepada alumni terserap di dunia kerja, AMI Veteran juga terus menjajaki kerja sama dengan perusahaan pelayaran. Amrin menargetkan ada 50 perusahaan yang bermitra dengan kampus hingga tahun 2017.
Selain itu, tahun 2016 mendatang diprogramkan untuk menambah bangunan aula, musalla serta penambahan delapan ruang kelas. Saat ini sudah ada 44 ruang kelas guna mendukung proses perkualihana.
”Kita targetkan membangun t0 kelas untuk mengantisipasi pembukaan program diploma empat. Kita juga akan membeli cargo simulator yang harganya kira-kira Rp20 miliar,” terang Amrin. (rus)
Direktur AMI Presentasi Kesiapan Jadi Politeknik
×

