pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Proyek Tol Layang Rusak Pipa PDAM

MAKASSAR, BKM–Proyek pembangunan Tol Layang AP Petta Rani menuai masalah. Pasalnya, pipa berdiameter 350 mm milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar mengalami kebocoran.

Kebocoran tersebut dari dampak pengeboran tanah, di taman tengah jalan nasional untuk mengambil sampel tanah .
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Kota Makassar, Muh Idris mengatakan, utilitas bawah tanah milik PDAM Kota Makassar yakni pipa dengan diameter 350 mm yang sempat mengalami kebocoran karena pengeboran kondisinya sudah baik. Sepuluh petugas teknis PDAM Kota Makassar diturunkan melakukan perbaikan pipa bocor menggunakan alat repair clamp.
“Kondisi pipa sudah baik, malam itu juga setelah masuk laporan segera ditindak lanjuti. Ada alat khusus yang digunakan untuk kebocoran yaitu repair clamp. Kalau petugas yang diturunkan sepuluh orang termasuk pengawasnya,” kata Idris, Senin (5/2).
Direktur Tehnik PDAM Kota Makassar, Kartia Bado, juga menjelaskan, pipa PDAM Kota Makassar yang bocor berada di galian ke enam yang disebabkan karena terkena alat bor. Padahal jauh sebelumnya pihak PDAM Kota Makassar telah menggambarkan jalur pipa sebelum pelaksanaan kegiatan pengeboran dilakukan.
Petugas penggali dan pengeboran di lapangan sebut Kartika, sebelum melakukan penggalian menggunakan alat deteksi atau alat georadar. Namun saja, pipa tersebut tidak terdeksi.
“Siang harinya baru masuk laporan kalau pipa milik PDAM Kota Makassar yang membentang pada median Jalan AP Petta Rani bocor kena bor. Infonya masih ada 80 titik lagi penggalian dan pengeboran. Kalau ini kembali berulang, tentu sangat merepotkan petugas tehnik dan tentunya berimbas pada pelayanan kepada pelanggan,” katanya.
Adanya kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan yang membuat pipa PDAM Kota Makassar bocor menjadi pertanyaan. Apalagi dengan menggunakan metode georadar atau alat pendeteksi.
Kartia berharap, para pekerja dari Wika bisa lebih meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati serta berkoordinasi dengan PDAM Kota Makassar terkait titik-titik galian yang akan dikerjakan. Mengingat pipa distribusi yang ada di AP Petta Rani melayani kebutuhan air warga sekitar Jalan Raya Pendidikan, Hertasning, Pengayoman, Boulevard, dan Rappocini Barat. Kami harap kejadian ini tidak terulang lagi,” tutupnya.
Terpisah, Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha menegaskan, sejauh ini, belum ada pekerjaan konstruksi yang dilakukan pihak kontraktor. Kalaupun ada aktifitas penggalian tanah di sekitaran ujung Tol Reformasi, itu hanya untuk mengambil sampel tanah.
“Belum ada pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Baru penggalian untuk mengambil sampel tanah. Itupun setelah penggalian, langsung ditimbun lagi lubangnya,” kata Anwar kepada BKM, Senin (5/2).
Anwar pun membantah jika aktifitas penggalian tanah yang dilakukan pekan lalu membuat pipa PDAM bocor dan merusak utilitas yang ada di sekitar wilayah tersebut.
“Tidak ada itu. Tidak ada keluhan. Kami juga menggali masih dalam area tol. Masih area kami. Belum di kawasan AP Pettarani. Belum ada mobilisasi, ” jelas Anwar.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Amin Yakub juga menjelaskan, aktivitas penggalian tanah yang dilakukan di median Jalan AP Petta Rani untuk pengambilan sampel tanah yang dibutuhkan bagi pemasangan tiang pancang nantinya.
“Setahu saya itu untuk pengambilan sampel tanah yang berguna untuk pemasangan tiang pancang bagi pengerjaan elevated road. Namun untuk penjelasan lebih lanjut, coba tanyakan ke pelaksana jalan tol, ” ungkap Amin.
Hal senada dikatakan Kepala Satker Jalan Metropolitan BBPJN XIII Amin Hamid. Dia menjelaskan jika aktifitas penggalian untuk kepentingan pengambilan sampel tanah.
“Itu memang harus dilakukan sebelum pekerjaan konstruksi dimulai, ” pungkasnya.(rhm-arf)



×


Proyek Tol Layang Rusak Pipa PDAM

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar