pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

LUWU, BKM — Tiga warga Luwu Ernawati (Lanipa) Safawiah (Padangkalua), Bua dan Malik (Seppong Belopa Utara) mendapat hadiah umrah dari keluarga besar Qahar Mudzakkar. Hadiah diserahkan disela-sela acara halal bihalal keluarga besar Tokoh legendaris Abdul Qahar Mudzakkar di Lanipa, Ponrang Selatan Rabu (27/7).
Hadir saudara kandung Qahar Mudzakkar Hj Sulaeha putra dan putri Qahar Mudzakkar yakni Aziz Qahar Mudzakkar (anggota DPD RI), Buhari Qahar, Andi Mudzakkar(bupati Luwu) bersama istrinya Andi Tendri Karta, Hasan Kamal Mudzakkkar Maisyaroh Qahar Mudzakkar anak dari istri Qahar bernama Mami Qori warga Belanda, Siti Zaenab Qahar Mudzakkar istri Qahar asal Enrekang. Tampil Sebagai pembawa Hikmah Halal Bihalal Aziz Qahar Mudzakkar. Aziz menyebut halal bihalal adalah bagaimana menghubungkan orang yang satu rahim untuk tetap membangun silaturahim dan hubungan silaturahim wajib di pelihara dan pasti yang hadir disini pasti ada hubungan darah.
Termasuk hubungan perjuangan saat Orang tua kami Abd Qahar Mudzakkar berjihad zaman dahulu untuk itu kami putranya sangat berat menjaga hubungan silaturahim Sebab banyak hubungan kekerabatan bapak kami Qahar Mudzakkar yang terbangun sejak dahulu.
”Jika ada pejabat yang tak mau dikritik maka hancurlah kita sebagai masyarakat makanya seorang pejabat harus sabar dan pemaaf ini ciri-ciri pejabat yang bertagwa,” ujar Aziz
Sementara Buhari Kahar Mudzakkar yang juga Ketua Yayasan Qahar Mudzakkar menyebut halal bihalal keluarga besar ayahnya merupakan wahana membangun silaturahim dengan keluarga besar dan para kolega Qahar Mudzakkar “Selain silaturahim, halal bihalal ini menyatukan persepsi soal komitmen rumpun keluarga besar dalam menghadapi berbagai momen termasuk momen pilgub Sul Sel dan Pillkada Luwu mendatang,” tandas Buhari.
Sedangkan Andi Mudzakkar menuturkan sebagai putra Qahar Mudzakkar saya tetap konsisten menjaga hubungan silaturahim dengan putra Qahar lainnya baik dari hubungan sisi biologis dengan almarhum Ayah saya maupun hubungan keluarga dari pengikut Idiologi perjuangan Qahar Mudzakkar saat berjuang di masa lalu almarhum.
“Komitmen saya jelas hingga saat ini baik itu hubungan bilogis Ayah saya maupun hubungan keluarga dari sisi ideologi beliau (Qahar Mudzakkar) tetap saya pertahankan hubungan silaturahim itu,” jelas Andi Mudzakkar .
Ketua Panitia Halal bihalal Zoel Kifli menyebut halal bihalal keluarga besar Abdul Qahar Mudzakkar merupakan kalender tetap dirumpun keluarga namun dilaksanakan hanya sebatas membangun komunikasi dan silaturahim.
mendapat hadiah door prize umroh ke tanah suci sumbangan dari tiga Putra Qahar Mudzakkar yakni Aziz Qahar Mudzakkar,Andi Mudzakkar dan Buhari Qahar Mudzakkar serta putra sang tokoh legendari Qahar Mudzakkar lainnya (wan/C)

PAREPARE, BKM — Kebakaran kembali terjadi. Kali ini menimpa Puskesmas Lapakaka Kelurahan Bojo Baru Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, Rabu (27/7). Kebekaran ini diduga berawal dari sampah yang dibakar oleh warga sehingga melebar kantin milik Puskesmas Lapakaka.
Untung saja, pemadam kebakaran (Damkar) kota Parepare turun tangan menundukkan is jago merah sehingga tidak melebar ke puskesmas.
“Untung saja pihak armada damkar turun cepat, kalau tidak bisa puskesmas habis terbakar,” ujar Kepala Puskesmas Lapakaka, dr Elvira kepada BKM kemarin.
Elvina mengakui kerja damkar sehingga hanya kantin yang terbakar habis, dokumen selamat karena kebetulan puskesmas ini lagi direhab sehingga tidak banyak kerugian.”Ini puskesmas semua pasien dirujuk ke Parepare bukan di barru, karena lebih dekat penagananya, termasuk bantuan damkar lebih dekat di Parepare dari pada Barru kota,”tuturnya.
Penyebab kejadian ini belum diketahui, yang jelas untung tidak ada kerugian fatal dalam kebakaran ini, hanya kantin saja terbakar yang berkisar berukuran 3×4 meter.
Warga Lapakaka, Arga yang menghubungi Petugas Damkar Barru, sehingga begitu cepat dan tiba dengan tepat,”untung saja ada damkar Parepare kita hubungi kalau kita hubungi damkar Barru, maka puskesmas pasti habis termasulk rumah warga,”tuturnya.
Pasalnya, jarak kabupaten Barru kota dilokasi ini memakan waktu hampir satu jam, sedangkan Parepare hanya sekitar 10 menit saja.”Mestinya pemkab Barru mempersiapkan Armada damkar di perbatasan atau wilayah kecapetugas Damkar melihat sisi manusianya,”memang bukan wilayah kita tapi kita harus bantu sebagai sisi manusianya,”kata frans. (smr/D)