Connect with us

Metro

Guru SMAN 1 Majene Raih Doktor Predikat Cumlaude di UNM

Risetnya Mengembangkan Bahan Ajar Drama Berbasis Kearifan Lokal Mandar

-

MAKASSAR, BKM — Dari hasil observasi dan wawancara, diperoleh data bahwa guru SMA di Majene tidak mengembangkan bahan ajar karena waktu tidak ada, kurang percaya diri, dan tidak mau merepotkan diri. Alasan itu dikemukakan karena bahan ajar telah tersedia dan banyak diterbitkan penerbit nasional sehingga guru tinggal memilih bahan ajar yang akan digunakan.

Kenyataan juga menunjukkan bahwa generasi muda, termasuk siswa SMA di Majene lebih mencintai budaya barat (asing) daripada budaya lokal. Hal ini didukung oleh nilai kompetensi siswa dalam pembelajaran drama Indonesia memperlihatkan kurang memuaskan. Nilai yang diperoleh hanya 60 persen dari Kriteria Ketuntasan Minimal dengan standar nilai 75 persen. Nilai 60 persen berada pada kategori rendah.

Fenomena yang digambarkan itulah yang memantik Ernawati untuk mengembangkan bahan ajar Drama Indonesia berbasis kearifan lokal, yang dipertahankan di depan tim penguji untuk meraih gelar doktor dalam bidang ilmu Pendidikan Bahasa Indonesia pada Jumat, 30 Desember 2022, di Gedung AD Lantai 5 Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Guru SMA Negeri 1 Majene ini mengajukan judul disertasi Pengembangan Bahan Ajar Drama Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Mandar Siswa SMA. Sidang ujian promosi doktor dipimpin Prof.Dr.Ir.H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng., didampingi Sekretaris Prof.Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd. yang beranggotakan Prof.Dr. Muhammad Rapi, M.S., Prof.Dr. Ramly, M.Hum., Prof.Dr. Anshari, M.Hum., Prof.Dr. Andi Syukri Syamsuri, M.Hum., dan Prof.Dr. Lukman, MS.

Laman: 1 2 3 4

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini