MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan rombongan solat Jumat di Masjid Nurul Jihad Jalan Tupai Makassar. Kunjungan kerja gubernur sekaligus dirangkai dengan agenda silaturrahmi bersama pengurus Yayasan Masjid Nurul Jihad dan masyarakat Kecamatan Mamajang. Disela acara yang hikmad usai solat Jumat (25/9) itu, Gubernur diterima Ketua Dewan Pembina, Drs H Syamsul Alam, MSi, Ketua Yayasan Drs H Siang Russeng, serta para pengurus dan pengawas yayasan seperti, H Fachruddin Jaya, SH, Drs Abd Hamid Kimon, Syamsul Ridjal, SE.MM.MKes dan panitia pemotongan hewan kurban, Drs H Abd Hafid Jampa, MM dan Abdullah Manshur, SHi serta 500-an muslim lainnya.
Syahrul juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta ke Masjid Nurul Jihad.
Dalam arahannya, Gubernur Syahrul Yasin Limpo menyebut ibadah kurban telah membebaskan kita dari segala perangai buruk diri seperti egois, serakah, kurang peduli terhadap sesama dan menancapkan sifat-sifat ilahiah di dalam diri manusia. Seperti sifat pengertian, rendah hati, berkata yang mulia, sedekah/berkurban serta perduli terhadap kesengsaraan orang lain.
Syahrul menguraikan, kemakmuran dan kesejahteraan bisa dibangun dan diraih melalui perilaku yang baik. Seperti kejujuran, kecerdasan (intelektual, spiritual, emosional dan sosial, etos kerja yang tinggi, etika berusaha) dan bekerja berdasar nilai-nilai tauhid dengan kepekaan sosial yang tinggi harus ditumbuhkan. Rezki yang didapatkan bukanlah sekedar untuk diri dan keluarga kita saja, tapi disitu terdapat hak orang lain, terutama hak fakir miskin. Jadi mempedomani tuntunan Allah, berkurban bukanlah sekedar modal untuk menghadapi rintangan hidup saja, juga bekal utama mencapai tujuan.(zai/war)
Gubernur Bantu Yayasan Masjid Nurul Jihad
×

