pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Basarnas Sempat Petakan Tiga Titik Pencarian

SIDRAP, BKM — Sebelum beredar informasi penemuan pesawat Aviastar di lembah Bajaja, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Pusat dan Provinsi Sulsel di bawah komando operasi Kabasarnas Marsekal Madya TNI Felicianus Henry Bambang Soelistyo telah mempetakan tiga titik koordinat pencarian pesawat milik maskapai Aviastar tipe Twin Otter DHC 6 dengan nomor penerbangan MV7503.
Tim pencarian pada hari ketiga yang dipimpin langsung Setdakab Sidrap H Ruslan didampingi Asisten I Bidang Kesra dan pemerintah H Amir A Wli serta kepala Posko Transit Sidrap Mayor TNI Pnb Chandra dan Kapten TNI Pnb Haryanto menentukan tiga titik koordinat pencarian yang diduga berada di pegunungan Desa Compong dan Lombok kecamatan Pitu Riase, kabupaten Sidrap.
“Informasi salah satu warga Desa Compong, Zaenong menginformasi melihat ada serpihan seperti fiber badan pesawat di pegunungan. Katanya memang ada benda dilihat mirip serpihan. Namun itu masih kita telusuri kebenarannya, Pak Desa Compong dan Lombok sudah kami koordinasikan katanya warga sedang menuju lokasi dimaksud,” ungkap Sekkab H Ruslan, di posko Transit Sidrap, Stadion Ganggawa, kemarin.
Sementara kepala Posko Mayor Pnb Chandra menjelaskan sebelum menurunkan tim ke lokasi yang dimaksud, pihaknya mempetakan daerah pegunungan dengan tiga bagian bagian titik lokasi. Untuk memudahkan pencarian, Basarnas menempatkan satu unit Helikopter milik TNI AL jenis HR-3602.
“Ada tiga titik sejurus daerah perbatasan wilayah Luwu-Wajo dan Sidrap. Ini sementara kita tunggu informasi warga setempat jika memang benar, maka langsung kita terjung kelokasi,” ungkapnya.
Sementara, itu Kabasarnas Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo yang dihubungi beberapa saat sebelum temuan di Luwu, mengonfirmasi mengaku hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan badan pesawat atau sejenis serpihan yang disebut-sebutkan informasi warga di kecamatan Bua Luwu, termasuk adanya isu didentifikasi berada perairan teluk Bone.
“Tim masih terus mencari keberadaan peswat Aviastar baik di iwlayah daratan maupun di Perairan laut. Ada 9 titik kita tentukan perluasan pencarian darat maupun laut. Kalau wilayah perairan laut itu dipetakan masing-masing Siwa Wajo, Luwu, Parepare, Pinrang, dan Barru. Kalau darat itu yakni Sidrap, Enrekang, Tana Toraja, Luwu, termasuk Palopo,” ungkap FHB Soelistyo, di posko Basarnas di Stadion Ganggawa Sidrap sebelum bertolak ke kecamatan Bua, Bastem Belopa Kabupaten Luwu, kemarin.
Adapun titik pencarian yang dimaksud, kata Soelestyo, yakni titik tersebut berjarak sekitar 60 nautical mile dari titik hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar pada Jumat 2 Oktober. Tepatnya di koordinat minus derajat 27 menit 32 titik 9 detik S 120 derajat 21 menit 40 titik 3 detik.
Informasi itu juga dipastikan oleh Emergency Operation Centre (EOC). Menurut mereka titik lokasi koordinat terakhir yang diduga menjadi titik hilangnya kontak dengan pesawat Aviastar berada di daerah Mappetalang. Mappetalang berada di perbatasan daerah Luwu dan Palopo, yang berjarak sekitar 43 kilometer dari Bandara Andi Dejemm, Masamba. (ady/c)



×


Basarnas Sempat Petakan Tiga Titik Pencarian

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar