ENREKANG, BKM — Warga bersama aparat pemerintah Kabupaten Enrekang ternyata juga ikut mencari pesawat Aviastar yang hilang kontak sejak Jumat (2/10). Pada hari keempat, Senin (5/10)), BPBD Kabupaten Enrekang bersama Tim SAR gabungan TNI, Polri, Tagana, organisasi lokal dan masyarakat berkekuatan 144 orang dibantu 100 warga telah bergerak.
Timsar Gabungan Kabupaten Enrekangi sudah beroperasi sejak pesawat Aviastar dikabarkan hilang, Jumat (2/10). Pencarian ini dilakukan setelah ada laporan dari beberapa warga yang ada di Enrekang yang melihat pesawat terbang rendah di atas Enrekang sesaat setelah beredar informasi jika pesawat Aviastar hilang kontak.
“Ada informasi dari warga di beberapa titik,yaitu di Kolai, Kecamatan Malua, Ranga Kecamatan Enrekang dan Pasang Kecamatan Maiwa yang sempat melihat pesawat melintas sekitar setengah jam hingga satu jam setelah pesawat Aviastar dinyatakan hilang,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Enrekang, Sutrisno, kemarin.
Ia mengatakan,berdasarkan laporan tersebut, maka hari pertama dan kedua dilakukan pencarian dengan memfokuskan di wilayah selatan Enrekang, khususnya daerah yang ada di wilayah kecamatan Maiwa.
Dalam pencarian itu, Tim SAR gabungan bermalam di Desa Matajang dan membuat posko darurat.
Kemarin, Tim memperluas wilayah pencarian di dua titik. Yaitu wilayah selatan dan wilayah utara Enrekang. Untuk titik wilayah selatan, tim gabungan terdiri dari BPBD, Tagana, Orlok dibantu masyarakat.
Sementara untuk titik utara Enrekang, pencarian dilakukan tim gabungan TNI dan Polri. Wilayah utara adalah daerah pegunungan Latimojong. Gunung Latimojong merupakan wilayah perbatasan kabupaten Enrekang dan Luwu. (her/c)
Warga Enrekang Ikut Cari Aviastar
×

