pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Black Campaign tak Mempan

Dukungan Buat Tenri-Muin Semakin tak Terbendung

SUNGGUMINASA, BKM — Berbagai upaya sistematis untuk meredam serta menjegal pasangan calon (paslon) nomor 4, Hj Tenri Olle YL- Hairil Muin (PastikanMi) ternyata gagal. Cara-cara tidak sehat yang dipertontonkan lawan, mulai dari penjegalan agar tak dapat tiket partai sampai menekan dan menakut-nakuti rakyat agar tak memilih Tenri–Hairil, justru berbuah pada derasnya dukungan pasangan ini.
Terbukti, pascaberedarnya black campaign atau kampanye negatif yang menyudutkan dan menjelekan Tenri Olle seperti “Haram” Pemimpin Perempuan, malah membuat dukungan kepada paslon Tenri–Hairil makin kuat.
Bahkan, sejumlah tokoh agama dan ulama di Gowa menyampaikan simpatinya dengan pernyataan terbuka kepada Tenri bahwa tak ada larangan perempuan menjadi pemimpin.
Black campaign yang dilakukan juga mengundang reaksi kaum perempuan di Gowa. Sejumlah aktivis majelis taklim mengaku geram dan marah terhadap aksi kotor tersebut.
“Jangan menghalalkan segala cara, termasuk membawa isu agama hanya untuk memenuhi syahwat politik agar Ibu Tenri tak terpilih. Kami, kaum Ibu-ibu sudah sepakat, bahwa ini momentum yang justru makin menguatkan dukungan solid kepada Ibu Tenri Olle,” tegas Siti Aisyah, kemarin.
Sementara itu anggota DPR RI dari PPP, HM Amir Uskara mengingatkan, masyarakat Gowa sudah semakin kritis. Mereka tak lagi bisa dibodohi dengan manuver-manuver kotor, termasuk dengan selebaran yang membawa isu agama untuk menyerang lawan. Cara itu menurut Amir, malah akan makin membangkitkan dukungan rakyat.
Amir mencontohkan fenomena perilaku pemilih masyarakat di Gowa. Semakin ditekan dan dipaksa, baik melalui aparat desa atau camat, untuk memilih calon tertentu, justru semakin dilawan oleh rakyat. Semakin dilarang untuk memilih Tenri Olle, semakin menguat dukungan kepadanya.
“Saya melihat masyarakat di Gowa sekarang ini seperti sedang menemukan momentum untuk keluar dari cengkraman sistem yang diciptakan untuk membuat rasa takut masyarakat. Terbukti, mereka yang awalnya takut memilih Ibu Tenri karena ditekan aparat birokrasi, sekarang sudah mulai berani terang-terangan menyatakan dukungannya,” ungkap Amir.
Pendapat senada diungkapkan salah mantan Lurah Tetebatu, Palangga, H Daeng Tabba. Ia membenarkan Amir setelah mengamati perilaku warganya selama masa kampanye Pemilukada Gowa berlangsung.
“Pada awal-awalnya banyak rakyat yang takut memilih Ibu Tenri karena mendapat tekanan dari oknum aparat birokrasi. Tapi, lama-lama mereka justru melawan dan berani terang-terangan mendukung Ibu Tenri,” katanya.
Menurut Daeng Tabba, keberanian masyarakat di Gowa untuk memilih Tenri, diperkuat oleh beredarnya aneka atribut ruang publik seperti stiker, spanduk dan poster yang berisi pernyataan tokoh masyarakat Sulsel yang juga gubernur dan Ketua Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Seperti diketahui, selama masa kampanye berlangsung, melalui aneka atribut tersebut, SYL menegaskan bahwa Tenri Olle adalah sosok politisi tangguh yang bersih, amanah, jujur dan berpengalaman. “Saya Percaya kepada Ibu Tenri mampu memimpin Gowa lebih baik,” demikian bunyi lain pernyataan SYL di atribut yang beredar.
Atas dasar itu, Daeng Taba mengaku yakin paslon PastikanMi akan menang pada Pemilukada Gowa 9 Desember nanti.
“Sekarang ada tren masyarakat di Gowa mulai berbalik arah dengan memberikan dukungannya kepada Ibu Tenri dan Hairil Muin Dg Ngola. Masyarakat di bawah sekarang sudah tak lagi takut memilih Bu Tenri karena Pak Syahrul sendiri mendukung beliau,” katanya.
Bahkan, menurut dia, sejumlah kepala desa dan para mantan Camat belakang ini diam-diam sudah berani menyatakan dukungan kepada PastikanMi. Mereka mulai sadar bahwa ini pesta demokrasi lima tahunan yang harus bebas dari intervensi dan intimidasi. Mereka juga sadar bahwa sekarang bukan lagi masa orde baru, dimana rakyat ditekan dan ditakut-takuti untuk memilih partai tertentu atau calon tertentu.
Bukti lain dari menguatnya dukungan kepada Tenri-Hairil juga terlihat di markas paslon nomor 4 ini yang setiap harinya selalu kedatangan berbagai elemen masyarakat. Setelah sebelumnya, para Ibu-ibu majelis Taklim, para tokoh masyarakat dan agama, serta unsur-unsur lainnya, dua hari lalu markas PastikanMi juga kedatangan ratusan perwakilan Petani se-Gowa. Mereka datang dengan berbagai hasil buminya seperti pisang, semangka, ubi, labuh dan lain-lain.
Puncaknya, dukungan tersebut tergambar dari kampanye terakhir paslon PastikanMi di lapangan Syekh Yusuf Jumat (4/12) lalu yang dipenuhi tumpahan berbagai kalangan masyarakat. Mereka datang dengan tanpa mobilisasi. Tapi, atas kesadaran sendiri setelah mendengar adanya kampanye akbar.
Tenri yang dihubungi saat kampanye mengaku dirinya tak ingin takabur walaupun dukungan kepadanya terus mengalir.
“Yang pasti, inikan amanah. Kalau soal dukungan, saya sendiri sangat terharu menyaksikan antusiasme masyarakat yang datang ke tempat saya kampanye. Tapi, yang lebih penting, bagaimana agar amanah rakyat ini bisa dijalankan dengan baik. Insya Allah dengan dukungan semua pihak, saya siap menjalankan amanat ini,” ungkap Tenri dengan mata berkaca-kaca. (sar/rif/cha)



×


Black Campaign tak Mempan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar