MAKASSAR, BKM — Awal tahun 2016 ini, Kementerian Agama menggagas kerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar. Kerjasama itu dalam rangka melakukan penertiban sekaligus penanganan terhadap travel-travel yang kerap bermasalah dan merugikan para konsumennya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulsel, Abdul Wahid Thahir menjelaskan, pihaknya kerap memperoleh informasi seputar travel yang melayani perjalanan umrah menelantarkan jamaahnya.
“Ada travel yang seperti itu. Tidak ditahu layanannya, tiba-tiba jamaah umrahnya datang mengadu ke kami kalo ditelantarkan,” jelas Abdul Wahid usai pembukaan Hari Amal Bakti Kemenag di Auditorium UIN Alauddin Samata, Selasa (5/1).
Selama ini, lanjut Wahid Thahir, belum ada sanksi tegas yang menjerat para travel nakal yang merugikan konsumennya.
“Dengan alasan itu, Kemenag menggandeng Polda Sulselbar untuk kerjasama menertibkan travel nakal tersebut,” ungkap Abdul Wahid.
Kerjasama akan diawali dengan penandatangaan memorandum of understanding (MoU) antara Kemenag Sulsel dan Polda Sulselbar.
“Penandatanganan MoU akan kita laksanakan Januari ini. Dalam tempo yang tidak terlalu lama lagi. Saya akan bertemu dengan Kapolda untuk membicarakan rencana tersebut,” ungkapnya.
Dia berharap kerjasama itu nantinya tidak lagi membuat jamaah umrah was-was akibat tidak jadi diberangkatkan ke tanah suci atau setiba di sana ditelantarkan.
“Ini kita lakukan agar jamaah umrah bisa beribadah dengan kenyamanan dan ketentraman.
Jangan seperti selama ini, ada travel yang membawa jemaahnya tapi tiba-tiba tidak melaksanakan kewajibannya. Ini yang kita cegah,” terangnya. (rhm/war/c)
Tertibkan Travel Bermasalah, Kemenag Gandeng Polda
×

