MAKASSAR, BKM–Rapat kerja (Raker) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar 2016-2017 menghadirkan pengarah dan narasumber dari Canada. Pengarah dan narasumber diantaranya, Gampang Sarwono (Fasilitator Sulawesi Economic Development Strategy proyect/ SEDS Proyect, Humber Institut of Technology, Canada dan Prof. Dr. H Bambang Cipto, MA (Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).
Gampang Sarwono bawakan materi, Manajemen Bisnis Perguruan Tinggi (PT) Menuju Bisnis Profitable. Sedangkan Bambang Cipto akan paparkan, Cuality Culture Menuju PT Unggul dan Mandiri. Materi Rektor Unismuh Yogyakarta ini menjadi sampel pengembangan kualitas karena Unismuh Yogya memiliki 15 Fakultas semuanya berakreditasi A.
Rektor Unismuh Makassar, Dr H Irwan Akib, MPd bersama Ketua BPH Unismuh Drs H Saiful Saleh MSi saat membuka Raker yang berlangsung hingga, Rabu (13/1) di Hotel Sutomo, Jalan Dr Sutomo Makassar menyatakan, raker Unismuh sangat bermakna untuk menggapai masa depan tahun 2025.
Artinya manajemen Unismuh saat ini sedang menuju puncak dan setelah tiba di puncak mungkin akan turun. Sehingga dalam perjalanan ke puncak sudah harus diantisipasi sebelum kondisi itu tiba.
Raker yang dihadiri 165 dosen dan tenaga nonkependidikan mengambil tema ” Quality Cultur Menuju Pencapaian visi 2024 Unismuh Makassar”.
Tujuannya lainnya, jelas Irwan Akib, untuk meningkatkan mutu tata kelola penyelenggaran pendidikan tinggi Unismuh. Sasaran yang ingin dicapai, yaitu diperolehnya semangat kebersamaan dan kesamaan pandangan dalam penyelenggaraan pendidikan di Unismuh Makassar. Raker yang terinterkoneksi dan interkoneksitas dengan semua kompetensi yang ada diharapkan menghasilkan program kerja meliputi: kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik, sumber daya keuangan, mahasiswa dan alumni. Termasuk Al Islam kemuhammadiyahan sekaligus menghasilkan rumusan kebijakan terkait dengan tata kelola Unismuh Makassar.
Dengan demikian, lanjut Rektor, Raker ini sebagai salah satu metode evaluasi-diri dalam rangka menilai dan memberikan jaminan mutu menjadi budaya dalam hal memperbaharui / memutakhirkan pangkalan data dan informasi secara berkelanjutan dalam bentuk perencanaan, strategi pengembangan dan perbaikan perguruan tinggi serta penjaminan mutu internal. Jadi Raker dapat dijadikan untuk mengetahui kinerja dan keadaan dirinya melalui pengkajian dan analisis berkenaan dengan kekuatan, kelemahan, peluang, tantangan, kendala bahkan ancaman, tutur Irwan Akib. (zai/war)
Raker Unismuh Hadirkan Narasumber dari Canada
×

