pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Proyek “Gendang Dua” Gagal, Salah Siapa?

MAKASSAR, BKM– Proyek pengadaan tong sampah sementara “gendang dua” yang menelan anggaran Rp8 miliar dari APBD 2014 merupakan proyek gagal dari Pemerintah Kota Makassar.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut, sehingga terkesan proyek tersebut dilupakan begitu saja. Masyarakat-pun mulai bertanya siapa yang salah dalam proyek ini?.
Dari pantauan BKM, Kamis (28/1), beberapa ruas jalan telah bersih dari keberadaan gendang dua. Padahal, pada saat awal-awal proyek ini, hampir seluruh ruas jalan di Kota Makassar dihiasi tempat pembuangan sampah tersebut.
Herman (31), warga kota menegaskan, seharusnya Pemerintah Kota Makassar bisa lebih bijak di dalam membuat suatu program. Apalagi, program yang akan menghabiskan anggaran miliaran rupiah tersebut. Kalau tiba-tiba saja, pemkot menilai proyek “gendang dua” tidak efektif otomatis anggaran yang telah dihabiskan juga mubassir dan hanya sekadar menghamburkan uang rakyat.
“Jadi kalau beginimi. Dulu pemkot ngotot anggaran “gendang dua” direalisasikan karena program yang dinilainya efektif, sekarang siapa yang mau bertanggung jawab,” sesal Herman.
Herman juga berharap, pemkot bisa lebih selektif mengusung program kedepannya yang lebih matang dan tidak terkesan mubassir. Wali kota juga harus mengganti pejabat dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang tidak mampu mengoptimalkan proyek gendang dua tersebut.
“Pemkot Makassar harus memberikan klarifikasi ke publik terkait proyek “gendang dua” yang disinyalir gagal,” jelas Herman.
Hal senada ditegaskan pengamat lingkungan, Anwar Lasapa. Menurutnya, proyek gendang dua saat ini mubassir dan tidak tepat sasaran sebagai sarana tempat sampah.”Gendang dua merupakan proyek gagal dan tidak optimal lagi. Kita harap jangan ada lagi proyek asal-asalan. Penyediaan gendang dua itu kan menggunakan anggaran yang tidak sedikit,” terangnya.
Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar juga menegaskan proyek gendang dua merupakan proyek keliru dan kurang tepat.
“Dari awal memang sudah keliru sama sekali tidak ada manfaat yang didapatkan dari gedang dua. Belum lagi fisiknya banyak yang hilang dan rusak,” ungkap anggota Komisi B DPRD Makassar, William, kemarin.
Hal senada dikatakan, anggota komisi B, Basdir. Menurut Basdir, sudah dia tidak setuju dengan proyek tersebut, karena dikhawatirkan tidak tepat sasaran.
Dia juga menduga, ada indikasi korupsi dalam pengadaan tempat sampah gendang dua dan kantong sampah plastik. Dia mencontohkan pengadaan satu unit tempat sampah model gendang dua yang dianggarkan anggaran Rp1,2 juta hanya menggunakan empat besi kecil dan satu besi besar. Itu sangat tidak masuk akal.(ita-ucu/b)



×


Proyek “Gendang Dua” Gagal, Salah Siapa?

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar