MAKASSAR, BKM — Ambo Indo yang merupakan ikon dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pantun dan Seni Kreatif (PSK) Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses memukau pengunjung Pesta Pantun Integrasi Budaya Bangsa (PPIB) 2016 di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) 10 hingga 14 Februari lalu. Dengan gaya khas Bugis Makassar, Ambo Indo menampilkan hal berbeda dalam berpantun.
Muh Rijal Djamal, yang berperan sebagai Ambo melalui rilisnya, Rabu (17/2) mengatakan, tim Ambo Indo yang berangkat ke UKM Malaysia sebanyak enam orang. Selain dirinya, ikut pula Khasmirah Hamsiohan (Indo), Anwar G (Passompe), Yasin Susilo, Nurahmat dan Nur Idham sebagai pemusik. Mereka didampingi salah satu pembina, Dr. Muhlis Hadrawi, M.Hum.
Ajang ini, kata Rijal, diikuti 16 sekolah menengah kebangsaan se Malaysia dan 12 Institusi Pengajian Tinggi (IPT) semacam perguruan tinggi di Indonesia. “Ambo Indo Unhas satu-satunya peserta dari Indonesia. Ini juga merupakan pertama kalinya Ambo Indo tampil di luar negeri,” kata Rijal.
PPIB ini digelar penggiat dan pecinta budaya Melayu khususnya pantun melalui anjuran Kolej Ibu Zain UKM, Kuala Lumpur Malaysia.
Selain menjadi peserta, Rijal juga mengungkapkan, bahwa Ambo Indo diberi kesempatan menampilkan pertunjukan di depan para peserta dan pengunjung PPIB.
“Suara gemuruh di laut lepas. Mengalun indah dalam puisi. Kami adalah utusan Unhas. Datang berpantun junjung tradisi,” demikian salah satu pantun yang dipersembahkan Rijal saat di PPIB.
Di ajang ini, Ambo Indo juga diminta panitia memberikan persembahan yang kental gaya pantun Melayu dengan dialek khas Bugis Makassar.
Rijal menjelaskan, seluruh peserta diwajibkan menampilkan yel-yel. Makanya, Ambo Indo membuat yel-yel yang lain dari biasanya. Saat itu semua peserta dari Malaysia menampilkan yel-yel konvensional. Namun, saat tim Unhas tampil, seluruh panitia dan peserta tak henti-hentinya tertawa. Mereka pun memberikan tepuk tangan meriah.
Rijal mengungkapkan, di ajang ini, tim Unhas berhasil masuk hingga putaran keempat. Tapi, salah satu anggota tim Unhas, Khasmirah Hamsiohan (Indo) berhasil terpilih sebagai Top Pemantun Terbaik Saringan kategori IPT.
“Di babak final berhadapan Universiti Sains Malaysia dengan Universiti Kebangsaan Malaysia,” katanya.
Acara ini ditutup dengan penampilan Ambo Indo yang sudah banyak dinanti para peserta dan pengunjung.
Selain peserta, acara ini juga dihadiri warga Sulsel dari berbagai latar belakang profesi yang ada di Kuala Lumpur. Mereka datang hanya ingin menyaksikan penampilan Ambo Indo.
Rijal mengatakan, keberangkatan tim Unhas di PPIB 2016 tak lepas dari dukungan Rektor Unhas Prof Dwia Ariestina P. Rektor Unhas meminta agar tim pantun Unhas mengharumkan nama Unhas sekaligus menegaskan jika Unhas adalah kampus yang peduli dengan budaya. (rls)
Ambo Indo Tampil Memukau di Malaysia
Wakili Indonesia, Harumkan Unhas di PPIB 2016
×

