pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kerap Beri Referensi dalam Merintis Jalan

EVEN-Salah satu even ORX yang pernah digelar IOF.

SELAIN menjajal medan-medan berat di wilayah Sulsel, para penggemar offroad juga kerap mengikuti berbagai kegiatan di luar daerah. Selain itu, para offroader juga kerap membuat turnamen atau even.

Laporan: Rahmawati Amri

TERCATAT sudah beberapa even yang menjadi kalender tahunan digelar. Salah satunya yang cukup menantang dan ditunggu-tunggu adalah event ORX atau Open Road Expedition. Beberapa daerah yang terkenal dengan medannya yang menantang, termasuk yang ada di wilayah Sulawesi Barat sudah dijelajahi.
“2016 ini sudah masuk tahun kelima pelaksanaannya,” kata Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Offroad Federation (IOF) Makassar Andi Arwin Azis.
Di ORX 5, daerah yang akan dijajal ada di sebelah selatan Sulsel yakni Gowa, Jeneponto, hingga Bulukumba.
Bukan hanya menyalurkan hobi, Arwien mengatakan, banyak hal positif yang bisa diambil dari akfititas ber-offroad.
Selain menguji keterampilan dan ketangkasan melewati medan menantang, offroader juga bisa menikmati pemandangan alam sekaligus memuji kebesaran Tuhan.
Bukan hanya itu, para offroader secara tidak langsung juga mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan infrastruktur, khususnya jalan.
Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel itu mengatakan, para offroader kerap memberikan referensi kepada pemerintah dalam merintis jalan agar akses transportasi masyarakat bisa lebih baik.
“Yah, kadang kita buka akses baru untuk masyarakat,” jelasnya.
Bukan sebatas itu, para offroader juga kerap melakukan kegiatan sosial di setiap ekspedisinya. Minimal membagi-bagikan sembako bagi masyarakat membutuhkan yang wilayahnya dilewati. Dan juga memberi bantuan sumbangan bagi pembangunan masjid maupun sekolah.
Para offroader juga kerap mensosialisasikan dan membantu program pemerintah dalam mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di daerah ini. Termasuk merintis obyek wisata baru yang punya potensi untuk dikembangkan.
“Seperti pengalaman kami melakukan offroad di Kabupaten Barru. Secara tak sengaja kami dapat lokasi yang pemandangannya sangat indah,” uajrnya.
Banyak yang menilai bahwa menggeluti hobi offroad, harus menyiapkan modal yang cukup besar. Karena harus memiliki mobil yang dimodifikasi untuk medan menantang. Namun Arwien mengatakan anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
“Paling modal disiapkan adalah mobil tua yang direstorasi,” jelas Arwien.
Dia melanjutkan, biaya yang disiapkan untuk restorasi pun tergantung kemampuan dan kebutuhan pemiliknya. Apalagi jika mobil yang direstorasi jenis terkenal, seperti Toyota dan Suzuki yang onderdilnya tidak terlalu mahal di pasaran.
Tak jarang, komunitas offroad punya kemampuan dan kreatifitas melakukan modifikasi sparepart kendaraan.
“Jadi, menggeluti offroad tidak harus membutuhkan biaya yang besar,” jelasnya.
Andi Arwien melanjutkan, karena animo masyarakat untuk menggeluti hobi offroad semakin besar, maka tahun 2016 ini ditetapkan menjadi tahun offroad di Sulsel. Hampir setiap bulan, selalu ada even atau kegiatan offroad. Baik yang berskala lokal maupun nasional.
“Itu berarti perkembangan offroad di Sulsel semakin baik,” pungkasnya. (*/rus/b)



×


Kerap Beri Referensi dalam Merintis Jalan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar