pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sekeluarga Keracunan Pallubasa, Satu Meninggal

MAKASSAR, BKM — Satu keluarga warga Jalan Pelita Raya mengalami keracunan makanan khas Makassar, pallubasa. Dari empat orang, satu diantaranya meninggal. Sementara tiga lainnya kritis dan dirawat intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal.
Satu keluarga ini terdiri dari ayah bernama Herianto (35), ibu Megawati (30), dan dua anaknya masing-masing Abi Syarwan (10) dan Muhammad Danis (3).
Menurut keterangan Iskandar Nurdin, kakak Megawati, adiknya bersama suami serta dua anaknya mengalami keracunan usai mengonsumsi pallubasa beberapa jam sebelumnya di Jalan Irian, Sabtu (20/2) malam sekitar pukul 21.30 Wita. Satu keluarga ini tiba-tiba mual.
Iskandar mengetahui kejadian ini setelah menerima pesan singkat melalui SMS dari saudarnya yang lain bernama Lina. ”Meninggalki Danis. Pingsanki sekeluarga,” begitu bunyi SMS tersebut.
Iskandar pun langsung bergegas ke rumah adiknya di Jalan Pelita Raya. ”Jadi keempatnya keracunan. Anaknya yang paling bungsu bernama Danis meninggal dunia sesaat setelah dibawa ke Rumah Sakit,” ujar Iskandar, kemarin.
Iskandar menceritakan ikhwal keracunan yang dialami satu keluarga ini. Berawal ketika mereka diajak oleh tetangganya bernama Qadri untuk makan bersama di sebuah warung makan di Jalan Irian. Herianto menerima ajakan itu dan membawa serta keluarganya.
”Mereka selesai makan pallubasa pukul 21.30 Wita. Pada Minggu (21/2) subuh sekitar pukul 04.00, sekeluarga ini diserang mual-mual ,” jelas Iskandar.
Selain makan pallubasa, keluarga ini sempat singgah di salah satu penjual pisang goreng kipas di Jalan Sungai Saddang. Tapi pisang goreng kipas itu hanya dikonsumsi oleh Megawati bersama anak sulungnya.
“Setelah makan bersama pallubasa, mereka singgah di penjual pisang goreng kipas di Jalan Sungai Saddang. Tapi yang makan pisang goreng itu hanya ibunya (Megawati) ,bersama anak sulungnya (Abi Syarwan),” terang Iskandar.
Sementara Qadri yang mengajak satu keluarga ini untuk makan, belum diketahui kondisinya apakah ia keracunan ataukah tidak. Sebab Qadri tinggal sendiri di SD Kerung-Kerung, Kecamatan Makassar tempat ia berjaga.
Setelah mendengar kabar tersebut, puluhan keluarga korban mendatangi Rumah Sakit Faisal. Bahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyah T Azikin bersama aparat kepolisian dari Polres Pelabuhan berada di RS Faisal.
Kadis Kesehatan Makassar dr Naisyah yang ditemui di RS, mengatakan pihaknya akan mengambil sampel muntahan korban untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Selain itu, Dinkes juga akan berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait peristiwa ini.
”Kami ambil sampel muntah para korban untuk diperiksa. Selanjutnya kita koordinasi dengan BPOM,” ujarnya.
Sementara Kabag Ops Polres Pelabuhan Kompol Suaeb Madjid mengatakan, pihaknya turun langsung ke RS Faisal karena warung makan yang diduga menjadi penyebab keracunan berada di wilayah hukumnya. Pihaknya juga berusaha melakukan pengamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
”Kami sengaja datang ke RS guna melakukan pengamanan, karena melihat banyak keluarga korban yang berdatangan. Sementara tempat yang diduga sebagai lokasi penyebab keracunan berada di wilayah kami,” kata Kompol Suaeb. (isk/rus/b)



×


Sekeluarga Keracunan Pallubasa, Satu Meninggal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar