MAKASSAR, BKM– Mutasi besar-besaran akan dilaksanakan Wali Kota Makassar, paling lambat akhir bulan ini.
Selain memutasi puluhan pejabat eselon III, sebanyak 192 pejabat eselon IV B juga kenajatah mutasi. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh, Senin (18/4).
Hanya saja, pejabat eselon III yang dimutasi diperkirakan menduduki jabatan karena sampai saat ini sebanyak 10 jabatan kosong menunggu orang yang pantas untuk mengisinya.
“Jabatan di eselon III kebanyakan kursi yang kosong, dan pak Wali masih mencari orang yang pantas untuk mengisi kursi tersebut. Termasuk tetap mengganti pejabat eselon III yang berkinerja buruk,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, dirinya masih mempersiapkan konsep pelantikan atau mutasi pejabat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Untuk pejabat yang bakal di mutasi sendiri tentunya adalah pejabat yang memiliki kinerja buruk dan dinilai tidak mampu lagi memberikan perubahaan.
“Pejabat yang akan dimutasi adalah pejabat yang memiliki kinerja kurang maksimal,” singkatnya.
Terpisah, sejumlah lurah juga menanggapi rencana mutasi yang akan bergulir bulan ini.
Kepala Kelurahan Barombong, kecamatan Tamalate, Reza mengatakan, mutasi merupakan proses perubahan kepemimpinan dari para aparatur negara.
“Mutasi merupakan proses perbaikan kepemimpinan, termasuk peningkatan karir seorang abdi negara. Jadi mutasi adalah hal yang wajar-wajar saja demi kemajuan dan kebaikan sebuah orgnisasi,” ungkap Reza.”Mutasi adalah hal yang wajar dan hak dari pak Wali Kota. Meskipun issu mutasi bepengaruh terhadap kinerja pegawai,” jelas Reza.
Hal senada ditegaskan, Lurah Maradekayya Utara, Abd Rasyid. Dia menilai mutasi merupakan kewenangan dari pimpinan.
“Mutasi kewenangan mutlak wali kota. Tugas kami hanya bekerja dan loyal sama pimpinan apapun hasilnya dan apapun keinginan pimpinan kami siap laksanakan,” ujar Abd Rasyid.(arf-jun/war).
192 Pejabat Eselon IV Kena Mutasi
×

