pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sehari, Tiga Tersangka Curanmor Ditembak

MAKASSAR, BKM — Tiga tersangka pencurian kendaraan motor (curanmor) terkapar setelah dihadiahi timah panas. Mereka ditembak polisi di tempat yang berbeda hanya dalam waktu sehari.
Haeruddin (21) alias Udin, warga Jalan Kerung-kerung nomor 79 diterjang peluru saat hendak kabur ketika dilakukan pengembangan oleh petugas Polsek Makassar, Senin (18/4) dinihari pukul 01.30 Wita. Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), selain kerap melakukan aksi curanmor, juga sering terlibat tawuran antarkelompok yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah Bara-baraya.
Sebelumnya, Udin diringkus pada Minggu (17/4) pukul 22.00 Wita di Jalan Muh Yamin, Lorong 12. Kepada polisi yang memeriksanya, dia mengakui perbuatannya.
“Iya, Pak. Saya biasa mencuri motor dan juga ikut perang kelompok,” ujarnya.
Usai diinterogasi, Udin kemudian dibawa untuk pengembangan. Saat itulah dia berusaha melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan ke udara tak dihiraukan. Polisi kemudian terpaksa menembaknya di bagian kaki sebanyak dua kali.
Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryanto mengatakan, Udin merupakan pelaku curanmor yang cukup lihai. ”Selain itu, ia juga sering terlibat tawuran,” ujar Kapolsek.
Di tempat berbeda, tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel yang dipimpin Kanit AKP Mochammad Yunus Saputra, juga melumpuhkan pelaku curanmor bernama Arif Pradana (21), warga Jalan Sukaria 1. Sehari-harinya Yunus Saputra bekerja sebagai penjual empek empek di sekolah.
Penghasilannya yang minim, membuat pelaku tergiur untuk melakukan aksi kejahatan curanmor. Ia beraksi bersama seorang rekannya berinisial JN, warga Jalan Sukamaju.
Yunus Saputra diringkus, Minggu (17/4) pukul 20.00 Wita di rumahnya. Selanjutnya, ia digelandang tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel dipimpin Kepala Tim 2, Iptu Irfan untuk dilakukan pengembangan dan pengejaran terhadap rekannya JN.
Dari catatan kepolisian, Arif Pradana yang merupakan DPO kasus curanmor pernah melakukan aksinya di jalan poros Malino sebanyak dua kali. Dia berhasil menggasak motor Suzuki Spin warna orange. Sementara di Sudiang, membawa kabur motor Yamaha Mio Soul warna hijau.
Dihadapan polisi pelaku mengaku jika mendapatkan uang hasil penjualan motor curian sebesar Rp300 ribu per unitnya. “Setelah berhasil mengambil motor, saya dapat uang Rp300 ribu sama teman saya,” akunya.
AKP Mochammad Yunus Saputra menjelaskan, tersangka terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan untuk mencari rekannya berinisial JN, Senin (18/4) dinihari.
Penembakan tersangka curanmor juga dilakukan tim Resmob Polsek Manggala. Lutfi (27), warga Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap pada Minggu (17/4) dinihari di Kabupaten Bantaeng.
”Tersangka mengambil motor milik korban atas nama Nani Tamban (19), warga Jalan Telkomas Lorong 2, Lanra Baru, Makassar 8 pada hari Senin (22/2/), sekitar pukul 07.30 Wita di Jalan Inspeksi PAM, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala. Saat itu, motor Yamaha Vixion warna merah DD 2180 XO diparkir pemiliknya untuk membeli makanan,” terang Kapolsek Manggala, Kompol Akbar menjelaskan, setelah memeriksa tersangka, anggotanya melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti hasil curiannya. Namun pelaku hendak kabur. Diapun ditembak pada bagian kaki kanan.
Dari catatan kepolisian, diketahui Lutfi merupakan DPO beberapa polsek di Kota Makassar. Diantaranya Polsek Rappocini dan Polsek Panakkukang. (ish/rus)



×


Sehari, Tiga Tersangka Curanmor Ditembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar