ADA banyak alasan seorang perempuan terjun di dunia modeling. Salah satunya agar bisa terkenal.
Ayu Anugerah juga memiliki alasan itu. Namun, ada hal lain yang ingin dibuktikannya ketika menjejakkan kakinya di profesi berlenggak lenggok di atas catwalk ini.
Ya, cewek yang akrab disapa Ayu ini, ingin menepis anggapan kalau profesi model itu biasanya ‘miring,’ atau ada diantaranya menekuni profesi lain yang imejnya terbilang buruk di masyarakat.
Keinginan Ayu itu bukan tanpa alasan. Sebab sampai ia terjun ke model, dirinya belum mendapat restu sepenuhnya dari kedua orangtuanya.
”Memang sih, orang tua belum mendukung saya menjadi model. Mereka bilang, tidak mau melihat saya yang tidak-tidak. Karena itu, saya ingin meyakinkan orang tua kalau model itu tidak selamanya miring. Misalnya dengan busana yang terbuka atau seksi. Karena model yang saya geluti tetap menggunakan busana yang tertutup,” kata Ayu dalam bincang-bincang dengan BKM, baru-baru ini.
Tiga tahun sudah Ayu bergabung di 160 Management Agency. Ia sudah banyak menerima job sebagai model, dengan honor yang terbilang cukup besar untuk sekali even. Penghasilan yang diperolehnya kemudian dibagi dengan pihak manajemen agency tempatnya bernaung.
Di tengah-tengah kesibukannya sebagai model, Ayu tetap meluangkan waktunya untuk menimba ilmu. Ia kini kuliah pada salah satu sekolah tinggi di Makassar. Honor yang ia dapatkan dari model disisihkan untuk biaya kuliah. Tak lupa memberikan sebagian kepada orangtuanya.
Diakui Ayu, selama bergelut di dunia model, dirinya belum pernah menerima tawaran tampil di even dengan mengenakan pakaian terbuka. Tawaran yang diterima biasanya disesuaikan dengan honor yang diberikan.
Ditanya kenapa tertarik menjadi model, cewek kelahiran Makassar, 25 Juni 1996 ini memberi alasan yang cukup simpel. Waktu itu dia melihat seorang model yang tampil begitu anggun saat berpose. Merasa cantik dan memiliki kemampuan untuk bergaya di panggung, penghobi berenang ini mencoba untuk ikut bergabung. Hasilnyapun menggembirakan. Ia sudah menjadi model di berbagai even, baik otomotif maupun yang lainnya.
”Peran model sangat penting untuk menarik minat pengunjung, agar mereka membeli produk yang ditawarkan dalam suatu even,” ujarnya memberi pendapat. (arf/rus)
Model tak Selamanya ‘Miring’
×

